PPDB Online, Dewan Pendidikan Kalbar Harap Sempurnakan Sistem, Transparan dan Tindak Joki

Aspirasi itu pun telah disampaikan ke Dewan Pendidikan Kalbar dan orangtua/wali menyayangkan proses pendaftaran sistem online yang sulit akses.

GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ENRO
Ilustrasi PPDB Online. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dewan Pendidikan Kalbar buka suara terkait protes orangtua/wali perihal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online SMA dan SMK di Kalimantan Barat Kalbar.

Aspirasi itu pun telah disampaikan ke Dewan Pendidikan Kalbar dan orangtua/wali menyayangkan proses pendaftaran sistem online yang sulit akses. 

"Mereka khawatir anaknya tidak diterima oleh sekolah negeri yang di pilih. Meskipun stigma favorit sudah tidak ada dengan keluarnya kebijakan sistem zonasi, namun tingginya antrean pendaftaran pada salah satu sekolah di Pontianak hingga mencapai 2000-an. Stigma sekolah favorit itu masih ada hingga kini," kata Ketua Dewan Pendidikan Kalbar, M. Ali Daud dalam rilisnya, Kamis (25/6/2020) kemarin.

Pendaftaran PPDB SD Jalur Zonasi Mojokerto Buka 29 Juni & Daftar Login mojokertokota.siap-ppdb.com

Menyikapi persoalan PPDB Online tersebut, ia menilai bahwa meskipun diwarnai aksi protes PPDB Online di Kalbar, secara universal pelaksanaannya berjalan lancar dan rapi.

"Bila terjadi kesulitan akses karena disebabkan kendala teknis jaringan dan banyaknya antrean yang mendaftar," nilainya.

Karena itu, dirinya meminta dinas terkait segera memperbaiki sistem online yang masih tidak sempurna.

Ia meminta, pihak terkait melakukan berbagai strategi penyelesaian agar masyarakat tidak resah dan harus memberikan penjelasan secara transparan terkait masalah tersebut.

Selain itu, orangtua/wali calon peserta didik juga diimbau mematuhi ketentuan PPDB online dengan mekanisme jalur yang sudah diatur.

"Tidak memaksa untuk masuk sekolah yang sudah dipilih, mengingat keterbatasan daya tampung.Dimanasekolah negeri maupun swasta adalah sama. Prinsip pendidikan di semua sekolah tetap mengutamakan kualitas dan output anak didik," katanya.

LOGIN pontianak.siap-ppdb.com Daftar Masuk SMP Kota Pontianak 2020 dan Link Pengumuman Hasil PPDB

M Ali Daud juga meminta pihak terkait memastikan semua siswa lulusan SMP tahun ini harus terserap baik negeri maupun swasta. Jika ada yang tertinggal berdampak target peningkatan IPM tidak akan tercapai.

Selain itu, Dewan Pendidikan Kalbar dikatakan juga mendorong Pemerintah Provinsi memberikan subsidi kepada sekolah swasta.

Pihaknya juga berharap, pihak terkait menindak tegas oknum yang sengaja memanfaatkan situasi ini atau menjadi joki untuk meloloskan calon peserta didik dengan berbagai dalih seperti membuat KK baru dan tindakan tidak terpuji lainnya. (*)

Penulis: Haryanto
Editor: Haryanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved