Human Interest Story

KISAH Bayi Kritis di Tempat Sampah - Diguyur Hujan Tengah Malam hingga Polisi Buru Si Pembuang Bayi

Diperkirakan belum 24 jam, karena masih ada bekas darah di tubuh bayi, tali pusarnya masih menempel, dan itu tadi juga disampaikan oleh perawat

GRAFIS TRIBUN PONTIANAK/ANDHIKA PRASETYO
HEBOH Bayi Laki-laki Kritis di Tempat Sampah saat Hujan Guyur Pontianak, Polisi Buru Pembuang Bayi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Keberadaan bayi laki-laki di tampat sampah mendadak menghebohkan warga Jalan Parit Pangeran, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalbar, Rabu (24/6/2020) dini hari.

Diduga, bayi laki-laki tak berdosa tersebut telah dibuang oleh orangtuanya.

Bayi itu pertamakali ditemukan oleh seorang pria bernama Ajun yang berprofesi sebagai pemulung di wilayah itu.

Sekira pukul 00.00 WIB dini hari, pandangannya mendadak tertuju pada kotak yang berada di dalam tempat sampah.

Betapa kagetnya, ternyata isi dalam kardus tersebut ternyata seorang bayi laki-laki.

Ajun menuturkan penemuan bayi dalam kardus di tempat sampah bermula saat itu ia sedang mencari barang bekas di TPS tersebut.

Ketika ia mencari barang di dalam kontainer sampah, ia menemukan bayi yang terbungkus kain di dalam kotak kardus.

"Saya itu lagi mulung malam-malam, saya liat kardus berisi bayi, bayinya itu di dalam boks (kontainer) ini tempat sampah," ujar Yusuf.

Diketahui bayi tersebut berjenis kelamin laki-laki.

Ia mengungkapkan bahwa saat melihat kondisi bayi, tali pusar dari sang bayi masih menempel di tubuhnya.

Halaman
1234
Penulis: Ferryanto
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved