Keran Ekspor Benih Lobster Dibuka, Menteri KKP Edhy Prabowo Sebut untuk Membantu Nelayan Kecil

Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan tidak menutupi apapun mengenai kebijakan benih lobster.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Ilustrasi - Mentri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat tinjau kapal patroli yang rusak akibat ditabrak kapal nelayan Vietnam, Kamis (9/1/2020) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo mengatakan tidak menutupi apapun mengenai kebijakan benih lobster.

Dia mengatakan, peraturan tersebut sudah dilakukan lewat kajian dan konsultasi publik.

"Saya bicara terbuka di sini. Masalah lobster, peraturan yang kita evaluasi itu tidak muncul begitu saja atau hanya karena kebutuhan seorang menteri. Kami melakukan telaah dan penelitian oleh ahli yang ada. Baik melalui kajian, melalui konsultasi publik," ujar Edhy seperti yang tertulis dalam keterangan tertulis, Rabu (24/6/2020).

Edhy memastikan,diizinkannya ekspor benih lobster adalah untuk membantu nelayan kecil yang kehilangan mata pencarian akibat Permen KP 56/2016.

Pasalnya, peraturan tersebut melarang pengambilan benih lobster baik untuk dijual maupun untuk budidaya.

Ketika Susi Pudjiastuti Memohon kepada Presiden Jokowi dari Lubuk Hati Terdalam

Edhy pun membantah diterbitkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 12 tahun 2020 Pengelolaan Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan Rajungan (Portunus spp.) di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia untuk kepentingan korporasi.

"Ekspor ini tidak hanya melibatkan korporasi tapi juga nelayan. Karena penangkap benihnya kan nelayan”.

“Terdapat 13.000 nelayan yang menggantungkan hidup dari mencari benih lobster”.

“Ini sebenarnya yang menjadi perdebatan, karena akibat ekspor dilarang mereka tidak bisa makan. Mereka tidak punya pendapatan. Ini sebenarnya pertimbangan utama kami," kata Edhy.

Dia juga memastikan perusahaan yang mendapatkan izin ekspor benih lobster ini harus melewati proses administrasi hingga uji kelayakan.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved