Breaking News:

Gerindra-Demokrat Kalbar Makin Mesra, Siap Bersatu Menangi Pilkada 2020

Mantan Anggota DPD RI ini mengatakan, koalisi dengan Gerindra di Kalbar dimungkinkan hampir 50 persen.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Barat, Erma S Ranik beserta pengurus PDP Demokrat Kalbar foto bersama Ketua DPD Partai Gerindra Kalbar, H.Yuliansyah beserta pengurus DPD Gerindra Kalbar dalam acara silaturahmi DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Barat dan DPD Partai Gerindra provinsi Kalimantan Barat di kantor DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Rabu (24/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Jelang Pilkada Serentak pada Desember 2020, DPD Gerindra Kalbar dan DPD Partai Demokrat Kalbar terlihat makin mesra. Kedua partai besar ini memastikan bakal berkoalisi untuk memenangi pilkada di sejumlah daerah di Kalbar.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD Partai Demokrat, Erma S Ranik saat menerima silaturahmi politik dari jajaran DPD Partai Gerindra Kalbar di Kantor DPD Demokrat Kalbar, Jalan Adi Sucipto Pontianak, Rabu (24/06/2020)

Optimistis Selakau Timur Jadi Lumbung Padi, Camat Beberkan Keunggulan Varietes Trisaksi

Bupati Takjub dengan Padi Trisakti, 75 Hari Bisa Panen, Satu Hektare Bisa Hasilkan Delapan Ton

"Sebagai parpol kami sangat senang dengan kehadiran beliau (Ketua Gerindra Kalbar) dan jajaran, kita komunikasi politik, ngobrol-ngobrol untuk Kalbar yang lebih baik," kata Erma.

"Koalisi Pilkada bagi Demokrat, kalau ada yang cocok kenapa endak, ada banyak yang kita beririsan memang, contohnya kader kami Pak John Itang di Kapuas Hulu, kita usulkan di DPD berpasangan dengan Pak Haji Hamdi Ja'far untuk menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Kapuas Hulu yang Pak Haji Hamdi kader Gerindra," jelas mantan Anggota DPR RI ini.

Dikatakannya, jika DPD Demokrat Kalbar pada prinsipnya mengusulkan dan pengambil keputusan lebih lanjut ada di tingkat DPP.

"Di Kabupaten lain kami masih sedang memfinalisasi, DPD dan DPC Partai Demokrat bukan pengambil keputusan dalam pilkada sesuai UU, UU menyatakan bahwa keputusan untuk bakal calon Bupati dan Wakil Bupati, Gubernur dan Wakil Gubernur diteken oleh Ketua Umum dan Sekjend, kita mengusulkan, semoga rekomendasinya bisa sama dengan DPP Demokrat," papar Erma.

Namun, menurut mantan Anggota DPD RI ini, koalisi dengan Gerindra di Kalbar dimungkinkan  hampir 50 persen.

"Banyak sebenarnya (koalisi dengan Gerindra, red), tapi saya sebutkan H Hamdi dan Pak John Itang karena ada di sini. Tujuh daerah mudah-mudahan ade banyak, kalau irisannya tidak terlalu pas juga tidak bisa dipaksakan, tapi dari tujuh itu 50 persen adalah," katanya.

Senada juga diungkapkan Ketua DPD Gerindra Kalbar, Yuliansyah. Namun, Bang Yuli, sapaan akrabnya berharap agar Demokrat juga segera mengeluarkan rekomendasi seperti partai yang dipimpinnya.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved