Jangan Keliru, Pesepeda Juga Harus Jaga Jarak dan Pakai Masker! Ini Alasannya
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr Harisson MKes mengimbau masyarakat yang sering bersepeda mengikuti protokol kesehatan Covid-19.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jumlah pesepeda khususnya di Kota Pontianak meningkat sejak pandemi Covid-19.
Tren ini muncul saat pemerintah menggaungkan tatanan kehidupan baru atau new normal.
Sayangnya, masih ada pesepeda yang abai pada protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menjaga jarak.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat dr Harisson MKes mengimbau masyarakat yang sering bersepeda mengikuti protokol kesehatan Covid-19.
Ia mengatakan, saat ini Kalbar sedang bersiap-siap untuk memasuki tahap tatanan kehidupan baru atau new normal.
Dimana sebenarnya new normal bukanlah kembali menjalankan kehidupan normal.
Melainkan harus dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
“Jadi tidak bisa kembali normal seperti sedia kala. Karena virus covid-19 ada disekitar kita. Jadi kita kembali ke kondisi new normal di mana kita harus waspada terhadap virus Covid-19,” ujar Harisson, Minggu (21/6/2020).
• Wali Kota Edi Kamtono Sebut 97 Pasien Covid-19 di Kota Pontianak Sembuh
Ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada risiko penularan virus corona dengan melakukan perubahan perilaku untuk melakukan aktivitas normal.
Namun, ditambah protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19.
“Dalam melakukan new normal sangat tergantung dengan zona kita saaat ini dimana . Minggu lalu kita berada di zona oranye. Jadi melakukan aktivitas terbatas karena masih pada zona oranye,” ujarnya.
Menanggapi ramainya masyarakat Kota Pontianak yang bersepeda saat pagi, sore dan malam hari, Kadiskes meminta masyarakat memperhatikan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.
“Kita tetap boleh berolahraga tapi perhatikan protokol kesehatan. Jadi harus social ditancing tidak boleh bergerombol harus jaga jarak minimal 1 sampai 2 meter dan sedapat mungkin gunakan masker,” ujarnya.
Dikatakannya memang ada beberapa orang yang mengeluh ketika menggunkaan masker ada yang sesak nafas.
“Tapi tolong diperhatikan kita takut berisiko. Jadi ketika bersepeda harus menggunakan masker dan jaga jarak,” ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/orang-bersepeda-tak-menggunakan-masker.jpg)