Kodim Sanggau Gelar Rakor Penegakan Disiplin Penerapan Protokol Kesehatan Menuju PHB

Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Gede Setiawan menyampaikan bahwa penerapan PHB merupakan kata lain dari new normal.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Kodim Sanggau
Suasana Rapat Koordinasi (Rakor) penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan menuju Pola Hidup Baru (PHB) di Kabupaten Sanggau. Kegiatan digelar di Aula Makodim 1204/Sanggau, Sabtu (20/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Kodim 1204/Sanggau menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) penegakan disiplin penerapan protokol kesehatan menuju Pola Hidup Baru (PHB) di Kabupaten Sanggau.

Kegiatan digelar di Aula Makodim 1204/Sanggau, Sabtu (20/6/2020).

Hadir dalam rakor tersebut Komandan Kodim 1204/Sgu, Letkol Inf Gede Setiawan, Sekda Sanggau Kukuh Triyatmaka, Kapolres Sanggau diwakili Kabag Ren Kompol Wardaya.

Perwakilan Kejari Sanggau, John Christian Lumban Gaol, Kepala BPBD Sanggau Siron, Kepala Dinas Perindagkop dan UM Sanggau Syarif Ibnu Marwan.

BPS Ungkap Nilai Tukar Petani Kalbar Alami Kenaikan

Kemudian, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting, Kasat Pol PP Sanggaju, Victor, perwakilan BUMN dan perwakilan pengusaha hotel, rumah makan, warung kopi, toko serta mini market/pasar modern yang ada di Kabupaten Sanggau.

Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Gede Setiawan menyampaikan bahwa penerapan PHB merupakan kata lain dari new normal.

Dikarenakan tidak semua masyarakat memahami new normal, maka tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sanggau memilih istilah PHB dengan maksud agar mudah dipahami, termasuk masyarakat di kampung-kampung.

"PHB ini seperti apa, Yang jelas tidak jauh berbeda dengan pola hidup yang kita jalankan selama Covid-19 ini."

"Dulu kita tidak pernah gunakan masker, sekarang sudah wajib menggunakan masker, Yang dulunya jarang cuci tangan sekarang wajib cuci tangan atau membawa hand sanitizer, menjaga jarak dan lain sebagainya," katanya.

Dikatakanya, PHB ini sudah diberlakukan di lingkungan TNI sejak new normal diberlakukan.

Secara perlahan-lahan kami TNI/Polri dan jajaran Gugus tugas sudah menerapkan PHB ini.

"Setelah berjalan sekitar dua minggu lebih di institusi TNI/Polri, hari ini dilakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Sosialisasi yang dilakukan Kodim 1204/Sanggau ini menyasar pengusaha, baik BUMN, Koperasi, restoran, rumah makan, hotel, mini market atau pasar modern maupun warung-warung kopi.

"Membuka kembali usahanya boleh, Tetapi protokol kesehatan haruslah dipedomani. Misalnya kemarin dia nampung pelanggan 50 orang di PHB ini mungkin setengahnya, karena jaraknya harus diatur," tuturnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved