SDN 17 Sekadau Laksanakan PPDB Secara Online dan Offline
Secara online formulir pendaftaran siswa dibagikan melalui grup WhatsApp dan di bagikan oleh para guru kepada orang tua siswa.
Penulis: Marpina Sindika Wulandari | Editor: Zulkifli

Yang akan dibagi menjadi dua rombongan belajar.
Karena daya tampung yang hanya mampu untuk dua kelas, serta tenaga pendidik yang masih kurang.
"Jadi kalau siswa berlebih kita seleksi, jumlahnya maksimal 60 untuk dua rombongan belajar, itu di kurang siswa yang tinggal kelas.
Kemarin ada 2 orang yang tinggal kelas, Jadi maksimal 58 siswa untuk tahun ajaran 2020/2021," paparnya lebih lanjut.
• KALBAR 24 JAM - Bayi 4,5 Bulan PDP Covid-19 Meninggal Dunia, hingga Jembatan Desa di Landak Roboh
Meski begitu, Lusia menuturkan pihaknya akan berupaya jika ternyata siswa yang mendaftar lebih dari jumlah maksimal yang ditentukan.
Dengan tetap berkoordinasi dengan guru kelas, dan disesuaikan dengan kursi dan meja yang tersedia.
Adapun untuk wilayah siswa yang mendaftar, pihaknya tidak menerapkan sistem zonasi, dan siswa yang mendaftar betul-betul berasal dari wilayah di lingkungan sekolah, yakni sekitar desa Mungguk.
Terkait kendala dalam penerimaan siswa baru, Kepsek SDN 17 ini mengaku tidak ada kesulitan yang berarti, baik pendaftaran secara online maupun offline.
Hanya saja, terkadang ada orang tua yang mendaftarkan anaknya di sekolah lain, namun ketika kuota di SD yang diinginkan penuh. Maka mendaftarkan anaknya ke SDN 17.
Di lokasi yang berbeda, orang tua siswa bersyukur masih banyak sekolah yang menerapkan pola penerimaan siswa secara offline.
Satu diantaranya Sela (30) ibu rumah tangga yang berdomisili di Sungai Ringin, kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau, Kalbar.
Dirinya bersyukur meski di tengah pandemi Covid-19, masih banyak sekolah yang membuka pendaftaran siswa baru secara offline (tatap muka).
"walaupun kalau online itu tidak perlu repot-repot ke sekolah. Tapi saya rasa lebih mudah daftar langsung ke sekolah," ujarnya.
• Wali Kota Edi Kamtono Tak Ingin Gegabah Buka Objek Taman Wisata Kota Pontianak
Menurut Sela, tidak semua orang tua paham tentang mengisi formulir pendaftaran secara online. Seperti halnya dirinya yang mendaftarkan anaknya untuk masuk ke Sekolah Dasar.
Terlebih ketika berbagai berkas yang dibutuhkan harus di scan dalam berbagai bentuk file dan ukuran, yang harus disesuaikan dengan syarat yang ditetapkan pihak sekolah.