Kecelakaan Bus

Bis Pontianak - Sambas Hantam Tiang Telepon dan Tiga Pohon Sebelum Terbalik di Wajok Hulu

Saat kejadian, bis dengan warna dominan merah ini mengangkut 12 penumpang dengan satu sopir.

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK/TRY JULIANSYAH
Satu unit Bus berpenumpang mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Wajok Hulu, Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) tak jauh dari PT Indofood, Sabtu (13/6/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bis penumpang Pontianak tujuan Kabupaten Sambas yang mengalami kecelakaan di Jalan Raya Wajok Hulu, menghantam satu tiang telpon tiga sebelum terbalik ke kiri.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolsek Siantan, Iptu Tarminto kepada Tribun Pontianak, Sabtu (13/6//2020).

Kapolsek mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat kejadian, bis dengan warna dominan merah ini mengangkut 12 penumpang dengan satu sopir.

Kapolsek Siantan, Iptu Tarminto mengatakan, berdasarkan informasi sementara yang dihimpun pihaknya, kecelakaan terjadi saat bis dari arah Supadio itu menuju Kabupaten Sambas.

Saat hendak memotong kendaraan di depannya, datang kendaraan lain dari arah berlawanan sehingga sopir memutuskan banting setir ke arah kiri.

"Jadi setelah sopir banting setir ke kiri inilah kehilangan keseimbangan dan menghantam satu tiang telpon, dua pohon dan terakhir pohon yang agak ke tengah dan kemudian bus terbalik ke kiri," kata Kapolsek.

Ratusan Pencari Kerja Dibubarkan Tim Gabungan Sanggau, Langgar Protokol Kesehatan Covid-19

"Namun untuk pastinya masih kita dalami penyebab kecelakaan tersebut," jelas Kapolsek.

Menurutnya, berdasarkan informasi sementara yang berhasil dihimpun, diketahui memang tidak ada kendaraan lain yang terlibat pada kecelakaan lalu lintas tersebut.

Ia mengatakan untuk penumpang langsung dibawa ke puskesmas 24 jam yang kemudian beberapa di rujuk ke Antonius dan Kartika Husada.

Untuk informasi awal, Kapolsek mengatakan tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.

"Tentu setelah kecelakaan tersebut kita lakukan pertolongan awal, 8 orang kita larikan ke Rumah Sakit Yarsi, kemudian lainnya ke puskesmas 24 jam," katanya.

"Namun yang di Puskemas 24 jam itu 1 orang di rujuk ke Kartika Husada dan 1 lagi ke Antonius, lainnya yang di puskesmas sudah boleh pulang," tuturnya.

Ia mengaku akan memastikan lagi korban yang saat ini masih di rawat di sejumlah rumah sakit di Pontianak.

"Saat ini kami evakuasi dulu busnya, nanti saya akan kembali mengecek ke Yarsi untuk memastikan kondisi korban," pungkasnya. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved