Dihadang Pandemi Covid-19, Pembangunan Proyek PLN di Kalbar tetap Jalan

Nantinya dengan beroperasinya SUTT 150 kV Tayan-Sanggau ini, maka pasokan listrik dari Sistem Khatulistiwa juga dapat disalurkan sampai ke Sanggau

TRIBUN FILE
Kondisi terkini Jaringan SUTT 150 kV Tayan-Sanggau. Nantinya dengan beroperasinya SUTT 150 kV Tayan-Sanggau ini, maka pasokan listrik dari Sistem Khatulistiwa juga dapat disalurkan sampai ke Sanggau bahkan hingga ke Sekadau melalui jaringan 20 kV. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Barat (PLN UIP Kalbagbar) terus bekerja di tengah pandemi COVID-19.

Dengan terus menerapkan protokol keamanan untuk menghindari penyebaran Covid-19, PLN menggenjot penggarapan dua proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang akan segera memperkuat keandalan kelistrikan di sisi utara dan sisi selatan Kalimantan Barat.

Siaran Radio, Kasat Binmas Polres Kayong Utara Sosialisasikan Pencegahan Virus Corona

Tim Gabungan di Sanggau Gelar Razia Pekat, Berhasil Amankan 32 Orang

Bupati Sekadau Sampaikan Satu Lagi Warga Sekadau Terkonfirmasi Positif Covid-19

Saat ini, SUTT 150 kV Ketapang-Kendawangan yang berada di sisi selatan Kalimantan Barat telah mengantongi Rekomendasi Laik Bertegangan dalam Rangka Pengujian Sistem (RLBPS) pada 8 Juni 2020, sebagai tahapan sebelum jaringan transmisi tersebut dapat beroperasi penuh.

Jaringan transmisi yang memilki 189 tower ini membentang sepanjang 65,73 km dan dibangun melintasi 14 desa, 3 kecamatan, dan 1 kabupaten.

General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis menyampaikan bahwa jaringan transmisi ini akan terhubung ke SUTT 150 kV Ketapang-Sukadana melalui Gardu Induk (GI) 150 kV Ketapang yang terlebih dahulu telah selesai dibangun.

Selain itu, SUTT 150 kV Tayan-Sanggau yang berada di sisi utara Kalimantan Barat telah mencapai 96% tahap pengerjaan. Total terdapat 235 tower yang berdiri di berbagai medan yang dilintasinya.

Dengan panjang jaringan mencapai 77,58 km yang membentang di 19 desa, 5 kecamatan, dan 1 kabupaten, jaringan transimisi ini akan menyalurkan listrik dari sumber-sumber listrik yang berasal dari Gardu Induk (GI) 150 kV Tayan dan Sanggau.

“Nantinya dengan beroperasinya SUTT 150 kV Tayan-Sanggau ini, maka pasokan listrik dari Sistem Khatulistiwa juga dapat disalurkan sampai ke Sanggau bahkan hingga ke Sekadau melalui jaringan 20 kV,” ungkap Lubis.

XL Axiata Masuk 10 Besar di Indonesia di Ajang ASEAN Corporate Governance Scorecard 2019

Taruna Poltekip Angkatan LII Berikan Penyuluhan Kesehatan Terhadap WBP Rutan Sambas

Pengakuan Nenek 60 Tahun di Pontianak Belasan Tahun Mencuri untuk Berfoya Sama Lelaki Hidung Belang

Ia juga menyampaikan bahwa jaringan-jaringan transmisi yang akan segera selesai dibangun dan beroperasi ini dapat meningkatkan keandalan dan kestabilan listrik. 

Ini juga mendukung berbagai aktivitas keseharian masyarakat diberbagai bidang. Pasokan listrik yang andal juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan iklim investasi yang lebih baik.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved