Organisasi Salimah Kubu Raya Angkat Potret Perempuan, Anak dan Keluarga

Maraknya pornografi dan penelantaran anak yang terus meningkat dengan motif beragam.

Tayang:
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Jajaran Muslimah Foto Bersama 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA -  Berkaitan dengan isu perempuan, anak dan juga kesejahteraan perempuan yang terkait ekonomi dan keluarga, organisasi massa persaudaraan muslimah atau disingkat "Salimah" telah banyak memberikan kontribusinya baik itu di Kalbar atau seluruh daerah di Indonesia.

Berpusat di Jakarta yang berdiri dari tahun 2000, Salimah berfokus serta bertujuan untuk mberikan dan mengajak para ibu-ibu rumah tangga untuk bisa mandiri baik di kondisi sulit dan tidak berdaya.

Ketua PD Salimah Kubu Raya, Reka Kurniawati yang juga berprofesi di satuan instansi pendidikan mengatakan, bahwa Salimah sendiri berperan karena keprihatinan yang mendalam terhadap permasalahan bangsa di berbagai sektor kehidupan.

Potret buram perempuan, lemahnya perlindungan terhadap anak-anak dan maraknya kasus yang menimpa keluarga di Indonesia.

Sebut New Normal Berjalan Seperti Biasa, Berikut Anjuran Gusti Hardiansyah pada Mahasiswa

Sembari bercerita, Reka mengatakan banyaknya dinamika masyarakat yang masih terperangkap dalam lingkaran kemiskinan dan kebodohan serta menjebak mereka pada problematika lain, seperti tingginya tingkat kematian ibu melahirkan dan balita, gizi buruk, kekerasan dalam rumah tangga yang meliputi fisik, psikis, seksual dan ekonomi serta kasus perdagangan perempuan dan anak.

"Maraknya pornografi dan penelantaran anak yang terus meningkat dengan motif  beragam. Hal itu yang membuat Salimah terus maju untuk mengedukasi peran perempuan yang tersebar di seluruh Indonesia," sebutnya.

Salimah terus berupaya menjadi salah satu komponen bangsa yang berkontribusi mencari jalan keluar bagi problematika tersebut, melalui pembinaan dan  peningkatan kualitas perempuan, mengokohkan keluarga dan perlindungan anak. Menyelenggarakan pendidikan, melakukan aktifitas sosial dan membuat usaha di bidang ekonomi, koperasi dan kesejahteraan.

Eksistensi tersebut bisa dilihat dari program yang mereka buat khususnya di daerah Kubu Raya. Visi dan misi yang mereka ajukan adalah untuk membangun ketahanan ekonomi keluarga.

"Bisa dikatakan kita ingin perempuan yang ada di Kubu Raya bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk membangun ketahanan ekonomi keluarganya," ujarnya.

Selain itu, program edukasi seperti parenting, pembinaan UMKM, dan juga bekerjasama dengan dinas kesehatan untuk membuat data IRT. Dengan program ramah anak, Salimah juga mengadakan kegiatan ramadhan di pesantren kilat, serta membantu anggota Salimah jika terkena musibah.

"Aksi-aksi nyata itu kita berikan dan lakukan agar setiap anggota baik yang tergabung ataupun relawan bisa saling bertukar ide dan pastinya saling mengenal untuk bersilaturahmi lebih baik lagi," tuturnya.

Reka mengatakan, 4 kecamatan yang ada di Kubu Raya sudah masuk dalam fase aksi dan kegiatan, lebih lanjut dirinya akan mengembangkan dan menyebar ke daerah-daerah lainnya yang ada di Kubu Raya.

"Anggota Salimah yang terdata di Kubu Raya memang sudah banyak, dan tersebar di kecamatan. Namun, kita mau membagi tahap di setiap kecamatan, sehingga akan memudahkan program dari setiap kecamatan untuk melakukan progja apa yang akan dirilis nantinya. InsyaAllah, segera kita susun kembali setelah Pandemi Covid 19 bisa kembali pulih," ungkapnya.

Keinginan Reka yang kini masih menjabat sebagai ketua PD Salimah Kubu Raya berharap agar mereka memiliki koperasi serba usaha Salimah (Kosuma). Namun keinginan tersebut masih harus tertunda karena berbagai faktor yang saat ini terjadi. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved