Beli Narkoba di Perbatasan Jagoi Babang dengan Warga Malaysia, ES Ditangkap Satgas Yonif R 641/BRU

Pria berinisial ES (26) membawa 1 paket dalam plastik klip transparan yang berisi kan diduga Narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 0,5 gram.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Anggota Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru mengamankan seorang pria yang tertangkap tangan membawa satu paket Narkoba.

Penangkapan dilakukan di pemeriksaan Pos Satgas Pantas Jagoi Babang pada Selasa (2/6/2020).

Di ketahui pria berinisial ES (26) membawa 1 paket dalam plastik klip transparan yang berisi kan diduga Narkotika jenis sabu dengan berat sekitar 0,5 gram.

Kejadian tersebut berawal dari laporan tim patroli pengawasan jalan tikus Pos Kout dan Koki Jagoi Babang Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru di wilayah Desa Jagoi, Kec Jagoi Babang yang melihat adanya pelintas batas dari arah Malaysia menuju Indonesia terlihat mencurigakan.

Tim patroli selanjutnya melaporkan kecurigaan atas pelintas batas tersebut kepada Wadan Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru, Mayor Inf Dede Andriana Ramdan.

Polres Melawi Tangkap Pencuri Sarang Burung Walet di Desa Kelakik, Satu Pelaku Buron

Stimulus PLN WWW.PLN.CO.ID Gratis Token Pulsa PLN Bulan Juni, Bisa Lewat WA 08122123123

Menindaklanjuti laporan anggotanya, Dede langsung memerintahkan anggota Pos Kout dan Pos Koki Jagoi Babang untuk melaksanakan pemeriksaan kepada setiap pelintas batas yang melalui pos pemeriksaan Pamtas.

Saat ada pelintas di pos pemeriksaan Pamtas sesuai ciri-ciri yang diberikan oleh tim patroli, Satgas Pamtas Yonif R 641/Bru melakukan wawancara singkat dan pemeriksaan barang-barang bawaan dengan hasil ditemukan 1 buah paket Narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,5 gram dan 1 unit alat komunikasi merek Nokia.

Berdasarkan pemeriksaan, ES mengakui kalau dirinya baru saja melakukan transaksi pembelian barang haram tersebut digaris batas negara dengan seorang warga negara Malaysia.

Wadan Satgas Pantas Mayor Inf Dede mengatakan pihaknya senantiasa akan melakukan pengawasan dan pengamanan di kawasan perbatasan RI-MALAYSIA untuk mengantisipasi dari segala kegiatan ilegal melalui patroli dan pengawasan jalan-jalan tikus dilakukan Satgas Yonif R 641/Bru selama 1x24 jam sehari.

"Patroli tersebut selain melakukan pengamanan wilayah teritorial milik Indonesia dan mengantisipasi masuknya barang ilegal ke Indonesia seperti halnya pengamanan pria yang melintasi jalan tikus yang kedapatan bawa Narkoba, setelah kita amankan, periksa dan kemudian serahkan ke pihak berwenang untuk diproses lebih lanjut," ujar Mayor Inf Dede pada Kamis (4/6/2020).

Jelang Fase New Normal dan Cipta Kondisi, Kapolsek Kuala Mandor B Silaturahmi ke Desa Retok

Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Kamis 4 Juni 2020, Taurus Posisi Bingung, Sagitarius Dilanda Stres

Pada kesempatan yang sama, Wadan Satgas Pamtas Yonif Raider 641/BRU ini juga mengatakan banyaknya jalan tikus di sepanjang garis batas negara merupakan celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan penyelundupan barang-barang ilegal.

"Adanya patroli rutin itu menjadi hal yang kami waspadai," jelas Dede.

Ia juga menambahkan terkait pengungkapan penyalahgunaan dan peredaran Narkoba ini merupakan prestasi ke-6 yang telah dilakukan Satgas Yonif R 641/Bru selama 6 bulan penugasan di perbatasan RI-Malaysia wilayah Kalimantan Barat. (*)

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved