Protokol New Normal

Zulherman Dukung Pertanian dan Perkebunan Jalan Pemulihan Ekonomi dan Kesehatan Jelang New Normal

Akan tetapi, dibutuhkan strategi tepat untuk mengatasi masalah ketahanan pangan dan sistem persediaan pangan.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Zulherman. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Zulherman mendukung langkah Pemkab Sintang mendorong pertanian dan perkebunan menjadi solusi pemulihan ekonomi dan kesehatan menghadapi New Normal.

“Pada prinsipnya, kita sangat setuju dan mendukung penuh," kata Zulherman, Selasa (2/6/2020).

Menurutnya, optimalisasi pada bidang pertanian dan perkebunan akan membawa pada persediaan pangan yang cukup dan hasil perkebunan yang bernilai ekonomis akan membantu mengatasi masalah ekonomi khususnya di kampung-kampung.

Kemenag Kalbar Umumkan Keberangkatan Haji Tahun 2020 Ditiadakan

Akan tetapi, dibutuhkan strategi tepat untuk mengatasi masalah ketahanan pangan dan sistem persediaan pangan.

Karena ketahanan pangan dari sisi ketersediaan, akses dan konsumsi pangan harus tetap terjamin.

"Optimalisasi pada bidang pertanian dan perkebunan dapat fokus pada perubahan penyediaan sarana produksi di hulu, penyediaan tenaga kerja dan sarana pendukung sampai penanganan komoditas pertanian di hilir,” ujarnya.

“Masalah pertanian pada sektor hilir yang biasa dikenal pasca panen. Olahan makanan, teknologi pangan dan gizi, higienisasi, pengemasan, hingga persoalan tata niaga,” beber Zulherman.

Riwayat Bupati Panji Bersama Keluarga Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kasus Pertama dari Menantu

Anggota komisi D DPRD Sintang itu juga mengingatkan masalah sektor pertanian dan perkebunan yang ada di Sintang.

Menurut Zulherman, hal ini perlu diperhatikan pula oleh para pelaku dan pengampu kebijakan yang ada di Sintang.

“Persoalan di semua sektor pertanian masih bermasalah dimulai dari persoalan hulu, yakni masalah alih fungsi lahan pertanian sehingga komponen dasar produksi pertanian semakin sulit,” tuturnya.

“Selain itu, di sektor perkebunan perlu diupayakan harga komoditas karet dan sawituntuk dapat dinaikan sehingga bisa membantu ekonomi para petani secara signifikan,” imbuhnya.

BREAKING NEWS - Warga Desa Teluk Sindur Kapuas Hulu Diduga Tenggelam di Sungai Kapuas

“Kita harapkan hal ini bisa kita atasi bersama sehingga hasil dari sektor pertanian dan perkebunan di Sintang akan benar-benar menjadi tali penyelamat untuk hidup new normal bersama covid 19 ini,” harapnya. (*)

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved