Virus Corona Masuk Kalbar

Kapolresta Pontianak Kombes Komarudin Beberkan Ancaman Serius di Era New Normal Wabah Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson MKes menyampaikan bahwa ada penambahan 7 kasus Konfirmasi Covid-19 di Kalbar.

Editor: Marlen Sitinjak

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Komarudin, mengatakan penerapan new normal atau kehidupan normal yang baru kuncinya ada di masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan dan dibahas dalam pertemuan dengan pihak terkait dalam rapat evaluasi Penanganan covid 19 di Ruang Pontive Center, Rabu (27/5/2020).

"Kita baru akan menerapkan pola new normal di Kota Pontianak manakala masyarakat sudah siap untuk beradaptasi dengan pola kehidupan yang baru," ujarnya.

Menurutnya penerapan new normal, merupakan pola hidup baru dengan menerapkan dan membiasakan protokol kesehatan, mulai dari kewajiban mengenakan masker, menjaga jarak dan lain sebagainya.

"Bukannya pelonggaran ya, tetapi dengan kehidupan yang baru, aturan atau regulasi yang akan kita kuatkan lebih lanjut," paparnya.

Pontianak Kalbar Menuju New Normal di Masa Wabah Virus Corona Covid-19, Warga Harus Penuhi Protap

Lebih lanjut, Komarudin menegaskan bahwa yang perlu diantisipasi adalah permasalahan baru yang bahayanya sama dengan sebaran virus corona, yakni sebaran berita-berita bohong, hoax dan lain sebagainya.

"Kesimpangsiuran, pro kontra kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah, pro kontra terhadap berbagai pemberlakuan di daerah dan lain sebagainya," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat supaya betul-betul peka dan hati-hati terhadap sebaran informasi-informasi hoaks yang sengaja dibuat untuk memprovokasi dan membuat bingung masyarakat.

Apalagi saat ini dihadapkan dengan situasi yang sulit sehingga harus hati-hati terhadap sebaran hoax.

"Kami pastikan bahwa Tim Siber kita terus meningkatkan patroli di dunia maya, untuk memantau aktivitas komunikasi di sosial media," ujarnya.

"Kami pastikan siapapun yang coba-coba membuat berita-berita bohong atau provokasi dan lain sebagainya, kita akan tindak tegas," tegasnya.

Terhadap pelaku penyebar hoaks dan provokasi, tidak akan diberi ampun karena perbuatannya sangat membahayakan, sama bahayanya dengan sebaran virus corona.

Sebab akibat yang ditimbulkan dari berita provokasi yang dibuat oleh pelaku itu membuat masyarakat resah. Ada beberapa akun yang terus dipantau aktivitasnya di lini massa sosial median.

Akun tersebut baik dikelola secara pribadi maupun kelompok yang saat ini terus dipantau aktivitasnya.

"Kita pantau statemen-statemennya. Begitu buat kesalahan sedikit saja, langsung kita ambil tindakan tegas," pungkasnya.

Curahan Hati Pelajar Sintang - Bosan Belajar dari Rumah, Aura Rindu Belajar di Sekolah

Masker Gaya Hidup

Bupati Sintang, Jarot Winarno juga menyinggung terkait new normal. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan virus corona tidak bisa hilang dalam waktu singkat.

Oleh sebab itu, pemerintah bakal menerapkan new normal atau tatanan hidup baru, jika kasus Covid-19 turun.

“Pesan Presiden, bahwa corona ini seperti layaknya pandemi yang lain, jadi akan selalu ada, nantinya akan muncul new normal atau normal yang baru, sehingga kita haruslah hidup berdamai dengan corona,” kata Bupati Sintang, Jarot Winarno.

New normal merupakan skenario untuk mempercepat penanganan Covid 19 dalam aspek kesehatan dan sosio ekonomi dan juga perubahan perilaku menjalankan aktivitas normal dengan menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan.

Menurut Jarot, maksud Presiden ‘Berdamai dengan Corona’ tersebut bukan berarti pemerintah mengalah mengatasi corona.

“Presiden menyampaikan dengan situasi seperti ini karena corona akan lama, maka kita harus berkawan dengan corona, ini yang kemudian dimultitafsirkan presiden disebut sudah menyerah, ada upaya melencengkan imunitas kelompok biar semuanya dianggap kebal kena corona semua. Padahal maksud presiden adalah, dengan situasi corona yang akan ada terus ada meskipun pandemi sudah selesai. Jadi presiden menegaskan akan tumbuh namanya new normal," bebernya.

Dengan adanya new normal tersebut, nantinya semua gaya hidup masyarakat akan menjadi berubah dalam menghadapi situasi corona tersebut.

Bahkan, menggunakan masker akan menjadi gaya hidup ke depannya.

GEMPA Hari Ini Kamis 28 Mei Sore, Guncangan M 4,3 di Lombok Terasa hingga Mataram dan Karangasem

“Tetap ada perubahan dari kehidupan kita, nantinya menggunakan masker menjadi salah satu gaya hidup, selain untuk mencegah Covid-19, masker juga mencegah penyakit lainnya, kemudian mencuci tangan sebelum masuk rumah, masuk kantor, ikut pertemuan, nanti tempat cuci tangan tersebut menjadi salah satu interior desain yang bagus depan rumah, kemudian kehidupan kita akan tetap jaga jarak, segala pertemuan banyak orang akan dikurangi, itu yang disebut dengan hidup berdamai dengan Covid-19," ujarnya.

Terpisah Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, dr Harisson MKes menyampaikan bahwa ada penambahan 7 kasus Konfirmasi Covid-19 di Kalbar.

Ia mengatakan, 7 kasus konfirmasi Covid-19 terbaru ini hasil dari Laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengedalian Penyakit Jakarta Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) dan Laboratorium Untan.

“Jadi 7 konfrimasi Covid-19 terbaru di Kalbar terdiri dari 5 orang di Kota Pontianak, 1 orang di Sekadau. Namun bekerja di Kota Pontianak dan 1 orang di Kubu Raya,” ujar Kadiskes Kalbar, Rabu.

Ia menyampaikan bahwa 1 kasus konfrimasi Covid-19 terbaru satu orang dari Kubu Raya adalah pasien PDP disalah satu rumah sakit di Kota Pontianak. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved