Virus Corona Masuk Kalbar

Gugus Tugas Covid-19 Ketapang Imbau Masyarakat Tidak Stigma Orang Reaktif Rapid Test

Menurut Rustami bahwa rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona.

TRIBUNPONTIANAK/NUR IMAM SATRIA
Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Ketapang, Rustami yang juga selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Pemkab Ketapang melalui juru bicara percepatan penaganan Covid-19 di Ketapang, Rustami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang untuk tidak mudah menyimpulkan hasil rapid test yang saat ini dilakukan pihak gugus tugas percepatan penanganan covid-19.

Menurut Rustami bahwa rapid test adalah metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus corona.

Antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona, sehingga antibodi ini akan dibentuk oleh tubuh bila ada paparan virus corona.

Kalbar Menuju New Normal, Sutarmidji: Jika Masih Bandel akan Diisolasi di GOR dan Rusun 3 Hari

“Jadi rapid test ini hanyalah sebagai pemeriksaan skrining atau pemeriksaan penyaring, bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus corona atau covid-19."

"Tes yang dapat memastikan apakah seseorang positif terinfeksi virus corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR)," kata Rustami, Kamis (28/05/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak menstigma bahkan hingga membully orang dengan hasil reaktif maupun positif covid-19 beserta keluarganya.

Apalagi orang tersebut adalah petugas kesehatan yang telah berjuang di garda terdepan dalam penanganan penyebaran covid-19.

“Saat ini yang perlu kita hindari adalah penyakitnya bukan orangnya. Selama kita mengikuti protokol kesehatan dalam penanganan penyebaran covid-19. Yakinlah kita akan terhindar dari penularan covid-19," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved