Separuh Pegawai Facebook Kerja dari Rumah Selamanya, Mark Zuckerberg Ungkap Fakta Mengejutkan

Sekitar separuh dari seluruh karyawan Facebook bakal tetap menerapkan mekanisme kerja dari rumah (work from home/ WFH) selamanya.

deadline.com/Tony Avelar/AP/Shutterstock
Ilustrasi logo Facebook. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sekitar separuh dari seluruh karyawan Facebook bakal tetap menerapkan mekanisme kerja dari rumah (work from home/ WFH) selamanya.

Hal tersebut bakal tercapai setidaknya dalam waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan. Demikian dikatakan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, ketika diwawancara oleh situs TheVerge baru-baru ini.

"Kami akan menjadi perusahaan terdepan untuk menerapkan mekanisme kerja secara remote (jika dilihat) dari skala perusahaan kami," ujar Zuckerberg seperti dikutip KompasTekno dari TheVerge, Senin (25/5/2020).

"Kami akan melakukannya secara terukur, namun ada kemungkinan bahwa dalam lima atau sepuluh tahun ke depan, kami bakal menerapkan WFH secara permanen terhadap separuh dari keseluruhan karyawan kami," jelas Zuckerberg.

Instagram Han So Hee, Pemeran Da Kyung di The World of The Married, Punya Julukan Spesialis Pelakor

Zuckerberg menambahkan bahwa keputusan ini diambil setelah pihaknya menggelar sebuah survei internal terhadap para karyawan Facebook.

Ia mengklaim bahwa sekitar 20 persen karyawan Facebook mengaku sangat tertarik dengan mekanisme kerja WFH secara permanen.

Lalu, 20 persen lainnya mengatakan bahwa mereka mungkin tertarik.

Dengan kata lain, setidaknya kini sudah ada 40 persen yang cenderung memiliki ketertarikan untuk WFH selamanya.
Kemudian, sekitar sepuluh tahun ke depan, Zuckerberg memperkirakan bahwa Facebook bakal merekrut orang baru yang jumlahnya sekitar 20 persen dari jumlah karyawan yang ada sekarang.

Sehingga, jika 40 persen tadi ditambah dengan kondisi di masa depan, maka bakal ada sekitar 50 persen yang kemungkinan bakal WFH secara permanen.

China Miliki 3 Jenis Virus Corona dari Kelelawar, Kemiripan Capai 79,8 Persen

Perekrutan dari Jauh

Halaman
12
Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved