Idul Fitri 2020
Ramadan 2020 Bukanlah Ramadan Kelabu, Refleksi Idulfitri di Tengah Covid-19
Wabah Covid-19 menyebabkan sebagian daerah tidak bisa menyelenggarakan salat tarawih berjemaah dan tadarus di masjid termasuk di Kubu Raya, Provinsi K
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Ramadan tahun ini, bukanlah ramadan kelabu.
Wabah Covid-19 menyebabkan sebagian daerah tidak bisa menyelenggarakan salat tarawih berjemaah dan tadarus di masjid termasuk di Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat secara khusus.
Namun semua itu sama sekali tak mengurangi keagungan ramadan.
Umat muslim bisa merayakan salat di rumah.
Sesuai dengan imbauan pemerintah, protokol kesehatan, dan MUI.
Ramadan membersihkan noda dosa di dalam hati.
Telah tiba saat untuk meraih rahmat dan ampunannya selama 30 hari puasa.
• Presiden Jokowi dan Ibu Negara Salat Id di Istana Kepresidenan Bogor Gunakan Masker
Bertepatan dengan Covid-19 makna hari raya ldulfitri bagi umat muslim adalah sebuah refleksi iman atas hari kemenangan bersama-sama.
“Bangkit bersatu sesama umat dan satu bangsa melawan Covid-19 dalam keberagaman dan toleransi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia secara khususnya di Kabupaten Kubu Raya,” kata Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Sungai Raya, Sanctus Albertus Magnus periode 2019-2020, Laurensius melalui tulisan yang diterima tribunpontianak.co.id, Minggu (24/5/2020).
Idulfitri kata Laurensius adalah puncak dari puasa dan merupakan sukacita mendalam karna telah melewati hari-hari penuh cobaan.
Berbicara tentang sukacita yang lebih utama adalah tentang sukacita hati.
Bersyukur dan saling memaafkan adalah akar sekalian buah dari sukacita hati.
Semua itu perlu perenungan mendalam sebelum bertindak.
Karna tindakan yang tidak sesuai dengan kata hati sama seperti raga tanpa jiwa.
Oleh karena itu ditahun ini dalam situasi pandemi Covid-19, bagi umat muslim yang merayakan Idulfitri bahkan secara umum semua diajak untuk merefleksikan dan sadar akan sukacita yang sebenarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/salat-ied_20180822_113322.jpg)