Sambut Lebaran, PLN Siagakan 1.440 Petugas Teknik Amankan Pasokan Listrik

mengamankan pasokan listrik jelang perayaan Lebaran Idul Fitri, PLN Kalbar telah menyiagakan 1.440 Petugas Layanan Teknik dan Pegawai di seluruh unit

TRIBUN FILE
Petugas mengamankan jaringan listrik. Guna mengamankan mengamankan pasokan listrik jelang perayaan Lebaran Idul Fitri, PLN Kalbar telah menyiagakan 1.440 Petugas Layanan Teknik dan Pegawai di seluruh unit-unit layanan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Umat Muslim seluruh dunia sebentar lagi akan merayakan Hari Kemenangan. Di Indonesia Hari Raya Idul Fitri akan berlangsung pada Minggu (24/5/2020). 

Guna mengamankan mengamankan pasokan listrik jelang perayaan Lebaran Idul Fitri, PLN Kalbar telah menyiagakan 1.440 Petugas Layanan Teknik dan Pegawai di seluruh unit-unit layanan.

Rasulullah Ingatkan Puasa Syawal Usai Puasa Ramadan Terakhir, Pahalanya Seperti Puasa 1 Tahun

30 Ucapan Mutiara Selamat Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1441 H, Bahasa Indonesia Cocok Update Status

Doa Akhir Ramadan Rasulullah, Sambut Idulfitri 2020 dan Harapan Berjumpa Ramadan Tahun Depan

Selain itu PLN juga menyiapkan 3 Unit mobile Tim PDKB, 36 unit genset mobile, 1 unit UPS berkapasitas 100 kVA dan 17 unit gardu bergerak untuk mengantisipasi amankan pasokan listrik jika sewaktu-waktu diperlukan.

Untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik, juga telah dilakukan berbagai upaya pemeliharaan dan perbaikan instalasi listrik, mulai sisi pembangkit, penyaluran, hingga pendistribusian ke rumah-rumah pelanggan.

Menurut Agung Murdifi, General Manager PLN Kalbar, pihaknya telah melakukan berbagai perawatan dan pemeliharaan jaringan distribusi yang berhubungan langsung dengan rumah pelanggan.

Pemeliharaan Right of Way (ROW) jaringan distribusi bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat melakukan pemangkasan dan penebangan pohon di ruang terbuka umum.

Tak hanya itu serta bergotong royong bersama warga melaksanakan pemangkasan pohon dan tanam tumbuh yang dekat dengan jaringan listrik. Mendata lokasi kegiatan ibadah, mensupervisi serta memeriksa kondisi genset dan instalasi bangunan.

"Selama perayaan lebaran tentunya masyarakat menginginkan listrik tetap menyala, apalagi masih dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini, dimana warga pada umumnya banyak yang beraktifitas di rumah. Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan layanan kelistrikan, kami siagakan 1440 orang petugas yang terdiri dari 1.253 Petugas Layanan Teknik dan 187 Pegawai yang siaga selama 24 jam," ungkap Agung.

Pemeliharaan preventif secara terpadu juga telah dilakukan oleh tim PDKB, serta melakukan razia layang-layang bersama petugas dan tokoh masyarakat.

Diakuinya, tantangan yang dihadapi dalam menjaga keandalan pasokan listrik antara lain masih adanya pohon disekitar jaringan listrik yang berpotensi menyebabkan gangguan. Sementara jarak aman antara pohon dengan jaringan listrik minimal 3 meter.

Mantan Wagub Kalbar Christiandy Sanjaya Jalankan Masa Reses dengan Berbagi Sembako

VIDEO: Polisi Ungkap Hasil Identifikasi Penemuan Mayat Warga di Pontianak

UPDATE CORONA KALBAR - Penambahan Tertinggi 28 Kasus Positif, Total 168 Konfirmasi Positif Covid-19

Selain itu masih ada masyarakat yang gemar bermain layang-layang terutama bertali kawat disekitar jaringan listrik. Hal ini tentunya berpotensi mengganggu jaringan listrik hingga menyebabkan padam.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keandalan pasokan listrik dengan cara merelakan pohon atau tanam tumbuh yang dimiliki yang dekat jaringan listrik serta tidak bermain layang-layang terutama dengan menggunakan tali kawat, karena berpotensi terjadi gangguan hingga menyebabkan padam," tegas Agung.

Ditambahkannya pula agar masyarakat tidak melakukan aktifitas didekat jaringan listrik, jika menemukan potensi terjadinya gangguan listrik dapat menghubungi Contact Center PLN 123 atau melalui WA Group PLN Menyapa.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved