TANDA-tanda Orang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar, Tidak Semua Orang Mendapatkannya
Allah SWT menurunkan malam yang penuh berkah, rahmat dan kebaikan pada malam lailatul qadar tersebut.Umat muslim meyakini tidak semua....
Hal ini sebagaimana dijelaskan menukil dari hadis diriwayatkan Imam Malik.
أَنَّ سَعِيدَ بْنَ الْمُسَيَّبِ كَانَ يَقُولُ: مَنْ شَهِدَ الْعِشَاءَ مِنْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ، فَقَدْ أَخَذَ بِحَظِّهِ مِنْهَا
Bahwa Said bin Musayib pernah mengatakan, “Siapa yang ikut shalat isya berjamaah di Lailatul Qadar, berarti dia telah mengambil bagian Lailatul Qadar.” (Muwatha’ Malik, no. 1146).
Dari penjelasan hadis di atas paling tidak kaum muslimin optimis mengejar malam lailatul qadar.
Karenanya setiap orang yang beribadah di dalamnya mendapatkan tempat kemuliaan.
Namun banyak dan sedikitnya tergantung pada kesungguhan diri dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Mereka yang bersungguh-sungguh akan mendapatkan petunjuk dan kemudahan dari Allah SWT.
Sebagaimana firman-Nya.
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ
"Orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar- benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik." (QS. Al-Ankabut: 69)
Oleh karena itu, apapun petunjuk-Nya dapat dirasakan oleh masing-masing.
Paling tidak ada tanda-tanda yang akan dialami oleh seseorang yang mendapatkan malam lailatul qadar.
Pertama, pada hari di mana malam lailatul qadar datang, ia akan melihat matahari bersinar meredup dan sejuk.

Kedua, seseorang yang mengidamkan malam lailatul qadar, ia merasakan malam yang berbeda dari malam-malam lainnya.
Sehingga yang dirasakan adalah malam itu tentram, tenang dan hatinya yang sejuk.
Ketiga, pada malam harinya ia juga melihat langit malam yang nampak bersih dan sunyi.