YBM PLN Salurkan 1.441 Paket Sembako Bagi Warga Pra Sejahtera

Jangankan kami para penyandang disabilitas, orang yang memiliki anggota tubuh yang lengkap saja banyak susah, apalagi kami yang kerja serabutan

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/FILE
GM PLN Kalbar Agung Murdifi menyerahkan sembako yang merupakan donasi dari Karyawan PLN Kalbar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Setelah berhasil menyalurkan 800 bantuan paket sembako pada bulan April lalu, Karyawan PLN Kalbar melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali serahkan 1.441 bantuan paket sembako senilai Rp 288 juta untuk warga kurang mampu di beberapa daerah di Kalimantan Barat.

Fauzi, Sekretaris DPC Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Pontianak mewakili satu di antara penerima menyebutkan bantuan paket sembako dari YBM PLN ini tentunya sangat membantu anggota PPDI dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

BREAKING NEWS - Diskes Sanggau Umumkan Tambahan 1 Kasus Positif Covid-19, Kini Totalnya 2 Orang

REKOR Penambahan Kasus Harian Covid-19 Indonesia - Tambah 533, Total 13.645 Pasien, Jatim Tertinggi

Danrem 121/Abw Kunker ke Kapuas Hulu, Ini Pesannya untuk Sikapi Wabah Covid-19

“Pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi kondisi ekonomi kami. Jangankan kami para penyandang disabilitas, orang yang memiliki anggota tubuh yang lengkap saja banyak yang susah, apalagi kami yang sehari-harinya menggantungkan hidup melalui kerja serabutan dengan penghasilan harian, beban hidup terasa semakin berat," ujarnya.

Dia mengaku bersyukur dengan bantuan paket sembako dari YBM PLN ini. 

"Semoga seluruh karyawan PLN diberkahi rezeki yang berlimpah, kesehatan serta keselamatan dalam menjalankan tugas mulia melayani kebutuhan listrik masyarakat,” ungkap Fauzi.

General Manager PLN Kalbar menyerahkan bantuan paket sembako kepada para Penyandang Disabilitas yang ada di Kota Pontianak dan warga Mualaf daerah Gunung Tawang Kabupaten Kubu Raya.

Menurut Agung, bantuan tahap kedua sebanyak 1.000 paket sembako akan didistribusikan ke beberapa kota dan kabupaten yang ada di Kalimantan Barat.

Sementara sisanya akan dibagikan untuk warga kurang mampu di Kota Pontianak dan sekitarnya. Untuk mekanisme penyerahan bantuan juga dilakukan dengan cara yang sama seperti bantuan sebelumnya.

Agung juga menjelaskan, masing-masing paket sembako senilai Rp 200 ribu terdiri dari beras, mie instan, gula, minyak goreng, masker kain dan bahan makanan lainnya.

“Kami merasa berempati dengan kondisi masyarakat yang terdampak pandemi covid-19 yang saat ini masih berlangsung . Bantuan ini adalah amanah seluruh karyawan yang berasal dari zakat, infak, dan sodaqoh seluruh karyawan muslim PLN Kalbar yang dipungut setiap bulannya. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang memang sangat membutuhkan uluran tangan kita,” ungkap Agung penuh haru.

Selanjutnya Agung berharap para penerima bantuan turut mendo’akan seluruh Karyawan PLN di Kalbar agar mendapatkan kemurahan dan kemudahan dari Allah Azza wa Jalla selama melaksanakan tugas melayani kebutuhan listrik masyarakat.

Ketua YBM PLN Kalbar, Andang Triwahyudi mengatakan, selain bantuan paket sembako pihaknya juga telah menyerahkan bantuan pengobatan untuk warga kurang mampu. Kegiatan dilaksanakan hasil kerjasama dengan Baznas Provinsi Kalbar.

“Selain bantuan paket sembako, santunan berupa biaya pengobatan bagi keluarga kurang mampu juga menjadi prioritas kami, terutama dimasa pandemi Covid-19 ini. Di mana kebutuhan layanan kesehatan juga sangat diperlukan. Kami berharap bantuan yang diberikan juga dapat meringankan beban mereka yang sakit dan perlu dirawat namun tidak memiliki biaya untuk berobat,” kata Andang.

Pilkada Ditunda, Pengamat Politik di Sekadau Ajak Fokus Tanggulangi Covid-19

Tribunnews dan Cardinal Donasikan 300 Ribu Masker untuk Memutus Rantai Penyebaran Covid-19

DAFTAR 7 Negara yang Sudah Lalui Puncak Pandemi Wabah Virus Corona

Pendistribusian bantuan paket sembako juga dilakukan oleh komunitas Karyawan Milenial PLN Kalbar.

Komunitas yang eksis pada kegiatan-kegiatan sosial sejak 5 tahun lalu ini akan bergerak dan mensasar lokasi tempat tinggal warga kurang mampu di beberapa kecamatan di Kota Pontianak dan sekitarnya.

Keterliban Komunitas Pegawai Milenial dalam kegiatan sosial ini merupakan wujud kepedulian generasi muda PLN terhadap lingkungan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved