Ramadhan 2020
Ciri Malam Lailatul Qadar dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
Menurut Ustaz Abdul Somad, malam lailatul qadar memiliki ciri pada.....................
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Malam Lailatul Qadar adalah malam yang kebaikannya lebih baik dari seribu bulan.
Tidak ada seorangpun yang tahu kapan datangnya malam Lailatul Qadar ini.
Sebab tidak ada satu dalilpun yang secara spesifik menyebutkan kapan datangnya.
Ustadz Adi Hidayat mengatakan, al Qadar bisa datang di awal Ramadan, tengah atau akhir walau lebih banyak di akhirnya.
Karena itu untuk mendapatkan al Qadar, ibadah seperti salat tarawih, baca Al Quran, istighfar harus dilakukan tiap malam Ramadan tidak hanya di 10 malam terakhir.
• Amalan Istimewa Raih Malam Nuzulul Quran 17 Ramadan, Dicontohkan Langsung Nabi Muhammad
Sementara itu, Ustaz Abdul Somad pernah menyebutkan ciri-ciri malam lailatul qadar dan umat yang sudah mendapatkan malam tersebut.
Menurut Ustaz Abdul Somad, malam lailatul qadar memiliki ciri pagi harinya redup.
"Pagi hari cahaya matahari redup karena cahaya malaikat mengalahkan cahaya matahari," ujar Ustaz Abdul Somad.
Tanda orang yang sudah mendapat lailatul qadar adalah adanya perubahan.
Ustaz Abdul Somad memberikan contoh orang yang sudah mendapatkan malam lailatul qadar.
"Dulu pelit setelah bulan puasa menjadi dermawan, dulu azan sudah berkumandang dia nyantai saja, tapi saat 5 atau 10 menit setelah azan sudah duduk di masjid. Itulah ciri dapat Lailatul Qadar," ungkap Abdul Somad.
• Apakah Marah Dapat Membatalkan Puasa? Berikut Penjelasan Ustaz Saifudin Zuhri
Ustadz Abdul Somad mengungkapkan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar mendapat Lailatul Qadar.
"Yang perlu dipersiapkan siangnya siam, yaitu menahan mata, tahan telinga, tahan lidah, tahan tangan, tahan kaki dari hal-hal maksiat atau perbuatan buruk," katanya.
"Malamnya qiam, bediri di tengah malam shalat karena allah SWT. Jadi sehabis Maghrib, ke Isya, dengarkan kultum (kuliah tujuh menit), salat tarawih, tadarus lalu pulang tidur. Jangan nonton tv lagi, biar bisa bangun tengah malam. Lalu jam tiga bangun, suami bangunkan istri ajak shalat tahajud," lanjutnya.
Selain itu juga perbanyak zikir, serta doa kepada Allah SWT agar dijumpakan dengan malam Lailatul Qadar.
Ustaz Abdul Somad juga sampaikan ciri-ciri orang yang mendapat malam lailatul qadar terlihat pada perilakunya.
"Kalau sebelumnya orangnya pelit, sehabis ramadhan jadi pemurah. Kalau sebelumnya susah ibadah, sekarang rajin ibadah di masjid. Itu tandanya dapat lailatul qadar," kata UAS.