Virus Corona Masuk Kalbar

Hasil Swab Pertama Tenaga Analis di RSUD Kayong Utara Berstatus PDP Negatif Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara, Bambang Suberkah menjelaskan, sesuai prosedur swab test mesti dilakukan dua kali.

Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Zulkifli
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Kepala Dinas Kesehatan Kayong Utara Bambang Suberkah saat diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (22/1/2018) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Seorang tenaga analis berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dirawat di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, Kalimantan Barat dinyatakan negatif covid-19 sesuai hasil swab test pertama.

Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara, Bambang Suberkah menjelaskan, sesuai prosedur swab test mesti dilakukan dua kali.

Saat ini pihaknya masih menunggu hasil swab test kedua.

"Kita tinggal nunggu swab-an yang kedua hasilnya seperti apa. Mudah-mudahan negatif.

Kalau dia udah dua kali negatif gitu bisa dikatakan dia udah memang sembuh lah," kata Bambang di Sukadana, Senin (4/5/2020).

Bambang menyebut tenaga analis tersebut masih menjalani karantina seperti sebelumnya di rumah sakit.

"Masih, masih di karantina di rumah sakit," ujar Bambang.

Kapal Pesiar Kembali Berlabuh di Bali, Ini Kata Kepala KSOP Kelas II Benoa

Bambang menerangkan, seseorang baru dapat dikatakan negatif atau sembuh Covid-19 bila hasil swab testnya negatif dua kali berturut-turut.

"Dinyatakan dia bebas Covid, sembuh, negatifnya harus dua kali berturut-turut, swab dua kali," papar Bambang.

Beberapa waktu lalu, tenaga analis itu ditetapkan sebagai PDP lantaran hasil rapid testnya menunjukkan hasil reaktif.

Kepala RSUD Sultan Muhammad Jamaludin I Kayong Utara, Maria Fransisca Antonelly mengatakan, tenaga analis itu sempat melakukan pemeriksaan terhadap pasien positif berinsial HD yang saat ini tengah diisolasi ketat di salah satu klinik di Sukadana.

Kendati begitu, Sisca tidak dapat memastikan apakah tenaga analis itu terkontaminasi Covid-19 dari HD.

Apalagi, tenaga analis itu belum dapat dipastikan positif atau tidak, lantaran hasil swab test pun belum keluar.

Selain itu, dari hasil rapid test terhadap semua tenaga yang melakukan pemeriksaan terhadap HD, hanya tenaga analis itu yang hasilnya reaktif. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved