Bawaslu Kalbar Mulai SKPP Daring, Cetak Kader Pengawas Terbaik

Kegiatan diadakan secara daring menggunakan aplikasi zoom juga dihadiri dihadiri juga Abhan, Ketua Bawaslu RI.

istimewa
DARING - Suasana saat Bawaslu Kalbar melaunching Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) yang diikuti oleh 14 Bawaslu Kab/Kota serta perwakilan para peserta SKPP Daring, Sabtu (2/5). IST / Sufindi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Bawaslu Kalbar melaunching Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) yang diikuti oleh 14 Bawaslu Kab/Kota serta perwakilan para peserta SKPP Daring, Sabtu (2/5/2020).

Kegiatan diadakan secara daring menggunakan aplikasi zoom juga dihadiri dihadiri juga Abhan, Ketua Bawaslu RI.

Kordiv Pengawasan Bawaslu Kalbar, Faisal Riza menjelaskan jika jumlah pendaftar SKPP Daring sebanyak 326 orang sedangkan yang memenuhi syarat dan dinyatakan lulus verifikasi sebanyak 289 orang.

Secara teknis, SKPP Daring akan dimulai 5 Mei 2020 menggunakan mekanisme diskusi secara daring yang nantinya akan dibagi perkelas dan pada tahap akhir akan dilakukan ujian secara daring dan apabila dinyatakan lulus akan mendapatkan sertifikat dari Bawaslu RI. 

Wali Kota Singkawang Kaget Liat Dampak Puting Beliung, Ini Imbauan BPBD

Puting Beliung Terjang Roban, Sembilan Rumah Rusak Parah, Ini ungkapan Para Korban

Puasa Melatih Kepekaan Sosial, Membentuk Pribadi yang Baik

Ketua Bawaslu RI, Abhan pun memberikan apresiasi kepada Bawaslu Kalbar yang telah sukses melakukan penjaringan SKPP dengan total peserta yang cukup signifikan dan lebih spesifik kepada seluruh peserta yang dengan sukarela menjadi Pengawas Pemilu.

Abhan melanjutkan lagi sepanjang sejarah Bawaslu SKPP Daring pertama kali dilaksanakan diakibatkan adanya pandemi Covid-19.

"Saya berharap semoga kegiatan SKPP Daring selama dua bulan ke depan berjalan dengan lancar," ujar Abhan.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu RI, Abhan menjelaskan dengan menggunakan teknologi informasi dan media sosial, SKPP Daring menjadi jalan keluar dari keterbatasan ruang dan waktu dalam penguatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada.

"SKPP Daring ini adalah salah satu program prioritas Bawaslu RI dalam mencetak agen-agen Pengawas Partisipatif terbaik kedepannya," ujar Abhan.

DARING - Suasana saat Bawaslu Kalbar melaunching Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) yang diikuti oleh 14 Bawaslu Kab/Kota serta perwakilan para peserta SKPP Daring, Sabtu (2/5). 
IST / Sufindi
DARING - Suasana saat Bawaslu Kalbar melaunching Sekolah Kader Pengawas Pemilu Partisipatif (SKPP) yang diikuti oleh 14 Bawaslu Kab/Kota serta perwakilan para peserta SKPP Daring, Sabtu (2/5). IST / Sufindi (istimewa)

SKPP Daring tersebut diharapkan Abhan tetap mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis para peserta tentang pengawasan serta sebagai sarana berbagi pengetahuan dan keterampilan tentang partisipasi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah menjelaskan jika satu diantara tujuan pihaknya melaksanakan SKPP ialah menciptakan aktor pengawasan untuk menghadapi pemilu ataupun pilkada.

Termasuk, untuk meningkatkan pengawasan partisipatif masyarakat, sarana pendidikan pemilu dan pilkada bagi masyarakat.

Selain itu juga untuk pembentukan pusat pendidikan pengawasan pemilu dan pilkada yang berkesinambungan, hingga dengan kader penggerak pengawasan partisipatif disemua lapisan masyarakat yang ada di Indonesia.

"Selain sebagai kader pengawas partisipatif, peserta SKPP daring nantinya akan menjadi kader yang merupakan perpanjangan tangan Bawaslu dalam menggerakan masyarakat untuk turut melakukan pengawasan partisipatif baik pilkada maupun pemilu kedepan," kata Ruhermansyah, Minggu (3/5).

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved