Alhamdulillah, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Segera Normal Kembali, Apakah Tahun Ini Bisa Haji?

"Saya membawa kabar baik kepada Muslim dunia bahwa aktivitas ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi segera normal kembali," ujarnya.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Muhammad Firdaus
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
TAWAF - Jutaan Jemaah Haji Seluruh dunia mulai melaksanakan tawaf wada' (perpisahan ) di Ka'Bah Masjidil Haram, jelang berakhirnya pelaksanaan ibadah haji musim 1438 H /2017 M lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MAKKAH - Kabar gembira bagi umat Muslim Indonesia dan dunia.

Kabar itu disampaikan langsung Presiden Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais melalui akun Twitter, @HaramainInfo.

Dikutip dari grid.id, Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais menyampaikan perihal aktivitas di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi yang akan segera normal.

"Saya membawa kabar baik kepada Muslim dunia bahwa aktivitas ibadah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi segera normal kembali," ujarnya, di akun Twitter Haramain.

UPDATE Kabar Haji 2020 - Harap-harap Cemas Menunggu Kepastian, Ini Penjelasan Kemenag

Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais menyampaikan, jika itu terjadi tentu umat muslim bisa kembali melakukan berbagai aktivitas ibadah, seperti tawaf, shalat wajib serta penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dalam waktu dekat ini.

Meskipun demikian, dijelaskan pembukaan akses untuk Masjidil Haram dan Masjid Nabawi ini masih dilakukan dengan penghitungan cermat.

"Kita tidak terburu-buru untuk membuka dua masjid suci karena semua langkah yang diambil adalah untuk kebaikan kita," katanya.

Sheikh Abdul Rahman Al-Sudais juga mengajak semua umat Islam dunia untuk terus berdoa melawan pandemi covid-19.

Selain itu, Sheikh Abdul Rahman juga meminta agar seluruh penjaga dua masjid suci itu didoakan dalam bekerja untuk kebaikan umat.

Nasib Jemaah Haji 2020 di Tengah Wabah Corona, Kemenag Pastikan Arab Saudi Tak Lakukan Pembatalan

Kementerian Agama (Kemenag) dilansir Kompas.tv sebelumnya juga mengatakan bahwa Arab Saudi sudah tidak memberlakukan lagi jam malam untuk selain Mekkah dan Madinah, mulai 27 April lalu.

Beberapa tempat perbelanjaraan seperti mall, toko dan kafe sudah diperkenankan buka kembali.

Otoritas Arab Saudi juga mengizinkan sejumlah jemaah untuk memasuki kompleks Masjidil Haram untuk beribadah sholat dan berdoa di depan ka'bah, di kota suci Mekkah, meski belum dibuka total.

Sejumlah jemaah juga boleh shalat dan berdoa, di depan kabah tetapi tetap dilakukan terbatas, dan seizin pemerintah Arab Saudi.

Aturan protokol WHO tetap diterapkan selama belum dibuka total, yaitu shalat dengan menjaga jarak.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved