Apa Itu Puisi? Pengertian hingga Jenis-jenisnya Mulai dari Puisi Lama, Baru hingga Kontemporer
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Puisi adalah ragam sastra yang bahasa terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait.
Penggunaan kata-kata indah dalam puisi modern sudah bukan merupakan acuan utama. Dalam puisi modern ada beberapa karya penyair yang mengesampingkan unsur kata-kata indah.
Tujuan puisi sangat beragam. Beberapa puisi dimaksudkan untuk menghibur, ada juga memberikan informasi.
Beberapa puisi juga mengajarkan moral, sementara yang lain berfungsi sebagai mediasi. Bentuk sastra lain mungkin memiliki tujuan yang sama dengan puisi dengan melakukan kata-kata yang paling sedikit dan dipilih.
Pada tingkat sederhana, puisi terdiri dari sajak anak-anak. pada tingkat yang lebih dalam, puisi mencoba mengatasi kondisi manusia dan mengekspresikan kebenaran.
Jenis Puisi
Rian Damariswara dalam buku Konsep Dasar Kesustaraan (2018), ada beberapa jenis puisi, yakni:
1. Puisi Lama
Puisi lama merupakan puisi yang diciptkan pada masa lalu dan terikat oleh aturan-aturan. Aturan yang dimaksud adalah jumlah baris dalam bait, jumlah kata dalam baris, dan jumlah suku kata mauun rima.
Dalam puisi lama terbagi dalam beberapa jenis juga, yakni:
- Pantun, adalah puisi yang terdiri dari empat lari dengan rima akhir ab-ab. Pantun bisa dibedakan berdasarkan jenis, seperti pantun lucu, pantun anak, dan sebagaianya.
- Mantra, adalah ucapan-ucapan yang dipercaya dapat mendatangkan kekuatan magic. Biasanya dipakai dalam acara tertentu.
- Karmina, merupakan jenis pantun pendek yang terdiri dari dua baris. Karena pendek, karmina sering disebut pantun kilat.
- Seloka, merupakan pantun berkait yang berasal dari Melayu klasik dan berisi pepatah.
- Gurindam, adalah puisi yang terdiri dari dua baik, yang mana tiap bait terdiri dua baris kalimat dengan rima yang sama.
- Syiar, adalah puisi yang tersusun atas empat baris dengan bunyi akhiran yang serupa. Biasanya syair menceritakan sebuah kisah dan di dalamnya terkandung amanat.
- Talibun, merupakan pantun yang lebih dari empat baris dan memiliki irama abc-abc.
2. Puisi Baru
Puisi baru merupakan puisi yang tidak terikat aturan. Puisi baru bentuknya lebih bebas daripada puisi lama, baik dalam segi jumlah baris, suku kata, maupun rima.
Dalam puisi lama juga digolongkan menjadi delapan, yakni:
1. Ode, adalah puisi lirik bisikan sanjungan kepada orang yang berjasa dengan nada agung dan tema serius
2. Balada, adalah sajak sederhana yangmengisahkan tentang cerita rakyat yang mengharukan.
3. Himne, adalah sejenis nyanyian pujaan yang ditujukan untuk Tuhan, atau Dewa, atau sesuatu yang dianggap penting dan sakral