Wabah Virus Corona

Budi Hartono dan Michael Hartono, Dua Orang Terkaya Indonesia Ini 'Kehilangan' Uang Ratusan Triliun

hingga 24 April 2020 ini beberapa nama taipan Indonesia yang masuk daftar 500 orang kaya dunia telah mengalami penyusutan harta hingga dobel digit

Editor: Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/INSTAGRAM @_nurul_wulandary/KOLASE
Budi Hartono dan Michael Hartono, Dua Orang Terkaya Indonesia Ini 'Kehilangan' Uang Ratusan Triliun / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sejumlah taipan terpaksa kehilang sejumlah besar kekayaannya akibat hantaman pandemi virus Corona Covid-19

Tak terkecuali sejumlah orang terkaya di Tanah Air. 

Ya, pandemi virus corona (covid-19) memang dirasa sangat mengganggu pertumbuhan ekonomi global.

Setidaknya hal itu dapat dilihat dari merontokkan harga saham maupun komoditas di lantai bursa. 

DAFTAR 35 Negara Nol Kasus Kematian Akibat Virus Corona Covid-19, Ada Vietnam dan Kamboja di ASEAN

Otomatis, pendapatan dan bisnis para taipan pun terpuruk.

Sehingga mempengaruhi nilai kekayaan.

Satu di antaranya yakni kekayaan keluarga Djarum, yang merupakan orang terkaya se-Indonesia.

Keluarga Djarum, kehilangan aset hingga US$ 11,55 miliar pada tahun ini.

Dengan kurs Rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia Rp 15.553 pada Jumat (24/4/2020), aset yang hilang itu mencapai Rp 179,64 triliun.

Pengusaha Alat Kesehatan Singapura Ini Tambah Harta Rp 15,6 Triliun/Bulan di Tengah Pandemi Covid-19

Data yang dilansir bloomberg.com, hingga 24 April 2020 ini beberapa nama taipan Indonesia yang masuk daftar 500 orang kaya dunia telah mengalami penyusutan harta hingga dobel digit.

Budi Hartono dan Michael Hartono, dua bersaudara yang merupakan keluarga terkaya di Indonesia juga harus mengalami penurunan tersebut.

Budi, orang kaya nomor satu di Indonesia dan urutan 116 dunia tercatat memiliki kekayaan US$ 11,2 miliar dan telah berkurang US$ 5,88 miliar year to date (ytd).

Sementara Michael Hartono mencatatkan harta senilai US$ 10,7 miliar atau berkurang sekitar US$ 5,67 miliar ytd.

Pemilik Grup Djarum tersebut mengawali bisnisnya lewat perusaahaan rokok.

Namun kini Djarum memperluas lini bisnisnya ke sektor properti, perbankan, elektronik, pulp dan kertas, perkebunan, dan telekonomunikasi.

ADA Pandemi Virus Corona Covid-19, Taipan Ini Raup Untung Rp 15,6 Triliun Tiap Bulan | Ini Bisnisnya

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved