KPU Kalbar Beberkan Jumlah Daftar Pemilih 7 Daerah yang Tidak Melaksanakan Pilkada

Hal ini diketahui setelah rapat pleno yang diadakan secara daring yang dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Kalbar serta jajaran Kesekretariatan.

Setkab.go.id
Ilustrasi_ Daftar pemilih hasil pemuktahiran di tujuh Kabupaten Kota yang tidak melaksanakan Pilkada di Kalbar mencapai 1.923.177. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Daftar pemilih hasil pemutakhiran di tujuh Kabupaten Kota yang tidak melaksanakan Pilkada di Kalbar mencapai 1.923.177.

Hal ini diketahui setelah rapat pleno yang diadakan secara daring yang dihadiri oleh seluruh Anggota KPU Kalbar serta jajaran Kesekretariatan.

Selain itu dihadiri pula oleh Faisal Riza Anggota Bawaslu Kalbar, Antonius Rawing Kepala Dinas Dukcapil Provinsi Kalbar, Partai Politik dan Tujuh Anggota KPU Kabupaten di Kalbar, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi.

"Rapat pleno ini dilaksanakan khusus untuk tujuh kabupaten yang tidak menyelenggarakan pemilihan serentak tahun 2020," kata Ramdan, Rabu (22/04/2020).

Rapat pleno itu setelah sebelumnya ditingkat kabupaten juga dilaksanakan rapat pleno daftar pemilih berkelanjutan.

KPU Muktahirkan Daftar Pemilih 7 Daerah Yang Tak Pilkada di Kalbar

Kegiatan pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) ini bertujuan untuk memperbaharui data pemilih guna mempermudah proses pemutakhiran data dan penyusunan daftar pemilih pada Pemilu/pemilihan berikutnya.

"Daftar pemilih berkelanjutan yang ditetapkan hari ini basis datanya dari daftar pemilih tetap hasil perbaikan ketiga (DPTHP-3) pemilu 2019 ditambah dengan potensi daftar pemilih baru Jan-Mar 2020 yang diperoleh dari koordinasi dengan Disdukcapil, Bawaslu, masukan masyarakat dan partai politik serta dikurangi dengan daftar pemilih TMS," terangnya.

"Adapun jumlah daftar pemilih berkelanjutan Provinsi Kalbar berdasarkan hasil pleno untuk triwulan pertama tahun 2020 yang meliputi tujuh kabupaten/kota yang tidak menyelenggarakan Pemilihan Tahun 2020 tersebut adalah, 1.923.177 dengan rincian laki-laki 976.400, pemilih perempuan 946.777," paparnya.

Untuk diketahui, didalam kondisi pandemi Corona, pemutakhirannya juga bisa melalui online.

Formulir laporan dan tanggapan masyarakat bisa disampaikan secara online.

Laporan dan tanggapan masyarakat meliputi, potensi pemilih baru, meninggal, pindah domisili, kesalahan data pemilih, ganda, perubahan status sipil ke TNI/Polri atau sebaliknya (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved