Mgr Agustinus: Gerakan Indonesia Peduli dan Bersatu Dukung Imbauan Pemerintah
Uskup Agung mengatakan, kondisi yang tidak disangka-sangka ini, membuat tokoh-tokoh masyarakat harus mengambil kebijakan. Antara lain yaitu kerjasama
Penulis: Stefanus Akim | Editor: Stefanus Akim
Citizen Reporter
Laporan: Samuel | Staf Komisi Komsos Keuskupan Agung Pontianak
PONTIANAK - Penyebaran Virus Covid 19 di dunia, telah meluluhlanyakkan banyak sektor baik pendidikan, kehidupan sosial, sampai pada masalah ekonomi.
Fenomena ini, menggemparkan dunia bahkan sampai Kota Pontianak dan Kalimantan Barat. Namun, tidak hanya sampai disitu, fenomena ini kini merambat sampai ke pedalaman Kalimantan Barat.
Hal itu disampaikan Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus kepada Kapolda Kalimantan barat Irjen (Pol) Dr Remigius Sigid Tri Hardjanto SH MSi saat keduanya bertemu di Keuskupan Agung Pontianak (KAP), Selasa 21 April 2020.
Uskup Agung mengatakan, kondisi yang tidak disangka-sangka ini, membuat tokoh-tokoh masyarakat harus mengambil kebijakan. Antara lain yaitu kerjasama dengan pihak pemerintahan, TNI dan Polri maupun melakukan penggalangan Dana untuk mereka yang tidak bekerja akibat Virus Covid-19.

“Gerakan Indonesia Peduli dan Bersatu yang didalamnya terdiri dari Keuskupan Agung Pontianak melalui Yayasan Landak Bersatu bekerjasama dengan GP Ansor, Yayasan Pena Mas Mulia Surabaya, PSE Keuskupan Agung Pontianak, serta sejumlah organisasi dan perorangan menggalang dana untuk korban yang terdampak Virus Covid-19,” kata Uskup Agung Mgr Agustinus Agus.
Perbincangan hangat 'yang berjarak' (social distanching, Red) itu banyak membahas isu-isu masyarakat yang masih saja mengabaikan imbauan pemerintah.
Dalam kesempatan itu, Irjen (Pol) Remigius Sigid Tri Hardjanto juga mengatakan dengan kondisi sekarang, masyarakat harus tinggal di rumah saja. Hal itu penting untuk menghindari, penyebaran Virus Covid 19.
"Jika tidak ada kepentingan, harapannya masyarakat jangan ada yang berkeliaran," ungkap Irjen (Pol) Remigius Sigid Tri Hardjanto.
Pada perbincangan siang itu, Mgr Agustinus Agus juga sempat berbagi cerita bersama Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Remigius Sigid Tri Hardjanto terkait bagaimana gerakan Indonesia Peduli dan Bersatu menggalang dan menyalurkan donasi bagai mereka yang membutuhkan.
Mgr Agustinus juga mengharapkan masyarakat yang di Kota Pontianak untuk menjaga jarak dengan orang dan untuk tetap di rumah saja sampai menunggu instruksi dari pemerintah.
"Orang di kampung saja taat, harusnya di kota harus lebih mentaati imbauan pemerintah," imbuh Mgr Agustinus saat silaturahmi yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut.