Virus Corona Masuk Kalbar
Hasil Rapid Test Keluarga Pasien Positif Covid-19 Asal Kayong Utara Non Reaktif
Citra Duani menyebut seluruh keluarga yang pernah berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19 telah dikarantina.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat dinyatakan positif terinfeksi virus corona (Covid-19) berdasarkan hasil swab test.
Demikian informasi yang diumumkan Bupati Kayong Utara, Citra Duani kepada sejumlah awak media di kediamannya di Sukadana, Kamis (16/4/2020) siang.
Citra Duani menyebut seluruh keluarga yang pernah berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19 telah dikarantina.
Bahkan, menurut Citra, mereka juga sudah dilakukan pemeriksaan rapid test oleh tenaga medis.
• BREAKING NEWS - Satu PDP Asal Kayong Utara Positif Covid-19, Kini Dirujuk ke RSUD Ketapang
"Alhamdulillah hasilnya non reaktif. Jadi hasil rapid test itu non reaktif," kata Citra di Sukadana, Kamis (16/4/2020).
Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana Kayong Utara Bambang Suberkah mengungkapkan, pasien memang pernah melakukan perjalanan ke India.
Yang bersangkutan berangkat dari Sukadana pada 28 Februari 2020 dan kembali tanggal 18 Maret 2020.
Dia melakukan perjalanan pulang lewat Jakarta, kemudian ke Pontianak, lantas menumpang kapal klotok untuk ke Kayong Utara.
"Nah ini yang berat kerjaan kita ini, men-traking penumpang yang tanggal segitu, karena klotok dalam posisi penuh. Katanya duduknya itu sampai beradu dengkul," ungkap Bambang.
Citra mengatakan, pasien saat ini telah dirujuk kembali ke RSUD Agoesdjam Ketapang.
Pasien sebelumnya sempat menjalani isolasi ketat di salah satu Klinik di Sukadana.
• BREAKING NEWS - Sutarmidji Umumkan Tambahan 8 Kasus Positif Covid-19 Kalbar, Total 21 Terkonfirmasi
Selama diisolasi di Klinik, kata Citra, pasien tidak menunjukkan adanya gejala-gejala tertentu.
Hingga saat ini, kondisi pasien pun cukup sehat.
"Cuma ini untuk kita memastikan sesuai dengan protokol kesehatan, jika ada positif kemudian tidak ada gejala, diadakan test ulang," kata Citra.
Citra berharap pasien dapat segera sembuh dari Covid-19.
Apalagi, menurut Citra, selama ini pasien telah ditangani dengan sangat baik.
"Diberikan makan minum yang teratur, istirahat teratur, sehingga beban pikirannya juga ndak begitu berat, dan tidak ada penyakit bawaan," ujar Citra.
UPDATE Data Corona Kalbar
Kasus positif Covid-19 di Kalimantan Barat terus bertambah.
Setelah bertahan dengan 13 kasus beberapa lalu, kali ini Gubernur Kalbar, Sutarmidji mengumumkan adanya penambahan delapan kasus positif corona.
Sehingga total kasus positif corona hingga, Rabu (15/4/2020) menjadi 21 kasus.
Sutarmidji juga merincikan dari 21 kasus positif corona tersebut.
Saat ini, ada enam pasien sembuh dan tiga telah meninggal dunia.
Selain itu, tujuh orang disebutnya masih dirawat di rumah sakit.
Sedangkan isolasi mandiri lima orang.
Kepastian adanya tambahan delapan kasus corona di Kalbar setelah dirinya menerima hasil tes swab dari Balitbangkes.
Saat ini menurut Gubernur Kalbar, Sutarmidji ada 21 kasus positif corona di Kalbar.
"Sekarang 21 kasus positif corona, ada tambahan 8 kasus terbaru," ucap Midji, Rabu (15/4/2020).
Kemudian ia menjelaskan, dari 13 pasien positif terdapat dua pasien yang hasil lab pertamanya setelah terkonfirmasi dinyatakan negatif.
Sehingga saat ini dua orang tersebut tinggal menunggu hasil lab untuk kedua kalinya.
Apabila dinyatakan negatif maka dua pasien itu akan dinyatakan sembuh.
"Dari 13 yang masih belum sembuh, ada dua sudah negatif tetapi harus periksa satu kali lagi. Kalau negatif maka dinyatakan sembuh," ucap Midji.
Pasien positif lainnya menurut Midji dalam kondisi segar.
"Dari hasil lab yang kita terima, 15 PDP dinyataoan negatif dan 8 positif,"katanya menjelaskan.
PDP yang negatif tersebar pada beberapa rumah sakit.
11 orang di Soedarso dan sembilan sudah pulang.
Dua orang di rumah sakit Singkawamg dan satu sudah pulang.
"Satu orang di RS Untan sudah meninggal,jadi meninggal bukan karena Covid-19," tegasnya. (*)
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-covid-19-ncov-disesase.jpg)