ILMUWAN Temukan Virus Corona Jenis Baru Telah Bermutasi, Kini Telah Menyebar ke Penjuru Dunia
Para peneliti yang berasal dari Universitas Cambridge, Inggris dan Jerman telah menganalisis 160 genom virus corona baru yang berasal dari manusia.
Sementara di Wuhan dan kawasan Asia Timur lainnya, jenis virus yang paling banyak peneliti temukan adalah jenis B.
Jenis ini berasal dari A yang terpisah oleh dua mutasi.
Ahli genetika dari University of Cambridge Dr Peter Forster dan timnya menemukan Inggris sebagian besar dibombardir dengan kasus tipe B, dengan tiga perempat sampel pengujian sebagai strain itu.
Swiss, Jerman, Belgia dan Belanda juga didominasi oleh tipe B.
Sejumlah sampel dari Singapura, Hong Kong, dan Korea Selatan juga ada yang menunjukkan jenis C.
Virus corona baru (SARS-CoV-2) bermutasi dan menciptakan turunan virus yang berbeda.
• PARA AHLI Ingatkan Gelombang Kedua Virus Corona di Indonesia, Berkaca dari China
• AHLI Virus Ungkap Corona Tak Bisa Hidup Lama di Suhu Tinggi, 1 Menit Sudah Mati
Virus B secara imunologis mudah beradaptasi di kawasan Asia Timur, namun tidak bisa semudah itu untuk di kawasan lain, sehingga varian virus ini perlu bermutasi.
Proses mutasi di kawasan Asia Timur pun terpantau lebih lambat dibanding di kawasan lain.
Tapi, semua hasil penelitian ini peneliti ambil dari masa awal pandemi, saat jalur evolusi Covid-19 belum melakukan lebih bayak mutasi.
"Ada terlalu banyak jenis mutasi untuk bisa melacak keluarga Covid-19 secara rapi. Kami menggunakan algoritma matematika untuk memvisualisasikan semua silsilah atau urutan keturunan virus," kata ahli genetika dari University of Cambridge Dr Peter Forster seperti dikutip Dailymail.
Sebelumnya, teknik ini banyak digunakan untuk memetakan pergerakan populasi manusia zaman prasejarah melalui DNA-nya.
Dan kali ini merupakan pertama kalinya teknik yang sama dipakai untuk melacak alur infeksi sebuah virus.
Para ilmuwan meyakini virus corona baru yang secara resmi bernama SARS-CoV-2 terus bermutasi untuk mengatasi resistensi sistem kekebalan pada populasi yang berbeda.
Beberapa infeksi yang terjadi di suatu negara bisa terlacak kapan dan dari mana asalnya.