Mengenal Sosok Cantik Polwan Muda Briptu Rahmania
Ia menegaskan bahwa, keberadaan polwan di jajaran Kepolisian RI memiliki tempat khusus bagi masyarakat
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Briptu Rahmania satu diantara polwan yang wajahnya sangat akrab ditemui di perlintasan jalan raya ini memiliki keperawakan yang lembut dan ramah.
Ia menegaskan bahwa, keberadaan polwan di jajaran Kepolisian RI memiliki tempat khusus bagi masyarakat dan pemuda yang ingin bekerja secara baik serta profesional.
"Polwan berperan penting dalam menangani berbagai kasus kriminalitas yang menimpa masyarakat, khususnya wanita dan anak-anak. Kami juga melakukan pembinaan masyarakat dalam rangka keamanan Lalu-lintas dengan kegiatan-kegiatan yang diarahkan sesuai protokoler," ungkapnya kepada Tribun Pontianak.
Dengan demikian, saat ia menjadi polwan ternyata sesuai dengan minat dan cita-cita yang ia harapkan sejak duduk di bangku sekolah.
• Polwan Polresta Pontianak Peduli Sesama, Bagikan Sembako pada Warga Terdampak Covid-19
"Sejak sekolah, saya sangat menyukai melihat seorang polisi wanita. Apalagi saat datang ke sekolah dengan seragam yang rapi dan memberi arahan yang bijak kepada saya waktu mengenyam dunia pendidikan sekolah," ujarnya.
Semangat itupun akhirnya ia raih dengan mengikuti semua persyaratan yang ada. Tekad yang bulat, dimana usianya yang beranjak dewasa membuat ia harus memilih, antara pendidikan berlanjut atau menjadi seorang abdi negara yang selama ini ia inginkan.
"Saya dulu belum ada bilang ke orangtua kalau ikut polwan, karena dulunya orangtua ingin saya tetap lanjut ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi tapi saya sempat ragu, apakah saya harus memilih kuliah dahulu atau mengambil kesempatan untuk mewujudkan cita-cita tersebut," tambahnya.
Selang waktu berlalu, saat dinyatakan lulus, Rahmania dengan penuh syukur ia pun menyampaikan kepada ibunda dan kedua orangtuanya untuk melanjutkan cita-cita yang ia inginkan tersebut.
"Orangtua saya sempat kaget, namun karena semangat saya dan orangtua juga ngedukung saya, akhirnya saya bisa melanjutkan dengan semangat tanpa ada keraguan lagi," imbuhnya sambil mengenang masa lalu.
Kesehariannya bekerja dalam mengatur lalu lintas tidak serta merta ia dapatkan begitu saja. Perlu latihan fisik dan pelatihan penuh yang diberikan oleh satuan kepolisian untuk mendidik jiwa dan mental bagi seorang polwan.
Rahmania yang merupakan polwan muda tersebut juga diberi amanah dalam mensosialisasikan program yang ada di kepolisian saat ini. Lebih khususnya kepada masyarakat serta pemuda-pemudi yang sedang berkendara.
"Melihat polwan saat pagi dan pulang sekolah untuk menyeberangkan kita berangkat sekolah itu membuat saya senang, karena saya merasa mendapatkan perlindungan. Saya bahkan ingin menunjukkan kepada anak-anak saat ini, bahwa profesi ini bukanlah profesi yang hanya di jalankan oleh lelaki saja, tetapi sebagai wanita juga bisa membuktikan bahwa perempuan itu lebih mempunyai jiwa yang lembut dalam melindungi," tuturnya.
Arti kata itupun ia rangkai untuk menunjukkan bahwa sebagai seorang polisi Indonesia sudah seharusnya membuat masyarakat merasa aman dan juga berhati-hati dalam melindungi keluarganya di jalan raya.
"Yang pasti utamakan keselamatan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, memakai helm bagi pengendara sepeda motor dan memperhatikan kendaraan sebelum berangkat,"tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/briptu-rahmania.jpg)