Liga Spanyol
KLUB La Liga Spanyol Ramai-ramai Potong Gaji Pemain, Barcelona & Atletico Madrid Pangkas Sampai 70%
pemotongan gaji juga berlaku terhadap tim wanita, tim Atletico Madrid B, dan staf teknis klub berjuluk Los Rojiblancos tersebut.
Spanyol kini menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat (245.066) dan Italia (115.242).
Barcelona Lebih Dulu
Presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu angkat bicara soal pemotongan gaji sebesar 70% yang diterapkan kepada para pemain Bercelona di tengah pandemi corona.
Kebijakan Barcelona untuk memangkas gaji pemain sebesar 70% menyusul ditundanya kompetisi Liga Spanyol akibat pandemi virus corona memang sempat menimbulkan kontroversi.
Ruang ganti tim berjuluk La Blaugrana itu dilaporkan sempat terbelah karena adanya perbedaan pendapat di kalangan pemain terkait pemotongan gaji.
• Update Harga Emas UBS Pegadaian di Tengah Wabah Corona, Capai Rp 900 Ribu Lebih Per Gram
Namun, para penggawa Barcelona kini sudah bisa menerima kebijakan klub setelah sang kapten Lionel Messi memberikan konfirmasi.
"Tiba saatnya untuk mengumumkan bahwa, terlepas dari pengurangan 70% dari gaji kami selama keadaan darurat," ujar Messi dalam unggahan Instagram-nya, Senin (30/3/2020).
"Kami juga akan memberikan kontribusi sehingga karyawan klub bisa mendapatkan 100% dari gaji mereka selama situasi ini berlangsung," imbuh Messi.
Dalam wawancara dengan SPORT, Bartomeu menjelaskan alasannya mengapa mematok angka 70% dari gaji anggota skuad utama Barcelona.
• [TERPOPULER] Level Kompol Fahrul Sudiana Langgar Maklumat Kapolri & Insentif Rp 1 Juta Korban Corona
"Jumlah itu kami rasa sangat memadai. Mereka (para pemain) masih bekerja di rumah, 30% di rumah, 70% untuk apa yang tidak bisa mereka lakukan di lapangan," ungkap Bartomeu.
Bartomeu menambahkan, pihak klub telah membahas soal pemangkasan gaji di tengah mewabahnya virus corona sejak 20 Maret.
Pria yang menjabat sebagai presiden Barcelona sejak 2014 itu pun mengaku sudah melakukan pembicaraan dengan Lionel Messi selaku kapten tim.
Bahkan, Bartomeu membenarkan bahwa ide untuk menerapkan pemotongan gaji berasal dari Messi.
"Jelas saya berbicara dengan Messi. Senin malam adalah pembicaraan terakhir kami," tutur Bartomeu.
"Sejak menit pertama, dia mengatakan bahwa kami harus melakukan ini (pemotongan gaji). Ide itu berasal dari kapten,"