Petani Apresiasi TMMD Kodim Pontianak Bangun Jalan Perindung

warga yang lain pasti juga merasakan hal yang sama, karena mudah untuk ke pasar dan juga anak-anak yang akan pergi sekolah.

Dok. Kodim 1207/BS Pontianak
Satgas TMMD 107 Kodim 1207/Bs Pontianak Saat membangun jembatan dan jalan di dusun Perindung desa Pal IX Sui Kakap. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-107 oleh Kodim 1207/BS Pontianak yang membangun jalan di Dusun Pelindung, desa Pal IX, Kecamatan Sui Kakap, Kubu Raya, sepanjang 1.200 meter di sambut gembira oleh masyarakat  sekitar.

"Jalan ini merupakan satu-satunya jalan transportasi kami untuk mengangkut hasil panen, seperti saya empat bulan sekali harus melalui jalan ini untuk mengangkut hasil panen padi untuk dijual ke pihak agen yang berada di Sungai Kakap yang berjarak kurang lebih 10 Kilometer, "kata Rustam satu di antara warga setempat, Senin (30/3/2020)

"Namun di bangun dengan lebih jalan ini dari TMMD oleh bapak-bapak dari Kodim 1207/BS Pontianak, kami merasa bersyukur dan senang, Karena dengan ini mudah mengangkut dan menjual hasil panen padi kami," tambahnya.

Kemudian petani ini menuturkan sebelumnya dirinya harus mengupah untuk mengangkut hasil panen padi melalui parit (anak sungai), karena sebelum jalan ini perbaiki, kalau hujan jalan pasti licin, belum lagi ada jembatan yang seadanya.

Ia juga menceritakan sejak dulu belum pernah dibangun oleh pemerintah, jalan yang ada saat ini dibangun oleh masyarakat secara swadaya dan adapun pembangunan jalan melalui dana desa, itu pun hanya bertahap yakni 100 meter setiap tahun.

"Dari pembangunan jalan menggunakan dana desa, masih ada jalan yang belum pernah dibangun yakni sepanjang 1.200 meter yang saat ini di kerjakan Kodim 1207/BS melalui program TMMD, tentu dengan adanya ini masyarakat di sini pasti menyambut baik,"imbuhnya.

Satgas TMMD Kodim Sanggau Hadiri Rapat Adat di Dusun Jonti

Lanjutnya, tak hanya petani yang senang, warga yang lain pasti juga merasakan hal yang sama, karena mudah untuk ke pasar dan juga anak-anak yang akan pergi sekolah.

Rustam juga menceritakan masyarakat di dusun Perindung ini umumnya petani ladang dan kebun, selain menjual padi untuk di giling menjadi beras, terkadang juga menjual buah hasil kebun seperti kelapa, pisang, pinang dan tebu ke pasar Kakap atau bahkan ke kota Pontianak.

"Dengan adanya pembangunan jalan maka kami berharap perekonomian kami dapat lebih meningkat lagi, seperti saya setiap empat bulan bisa panen padi gabah sekitar 2 hingga 3 Ton padi, dengan sudah dibangunnya jalan ini pembeli bisa langsung datang dan kami bisa mengirit biaya angkut yang biasa kami keluarkan, terima kasih pak TNI," pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved