Paulus Turun Lakukan Penyemprotan Disinfektan, Pesan Warga Tionghoa Sembahyang Kubur Dirumah

Aksi yang dilakukan bersama tim relawan Paulus Andy Mursalim kemarin itu dilaksanakan pada sepanjang jalan

IST / Paulus
Satu diantara Anggota DPRD Provinsi Kalbar dapil Kota Pontianak Paulus Andy Mursalim saat turun langsung melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penularan maupun penyebaran virus corona. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu diantara Anggota DPRD Provinsi Kalbar dapil Kota Pontianak Paulus Andy Mursalim turun langsung melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penularan maupun penyebaran virus corona.

Aksi yang dilakukan bersama tim relawan Paulus Andy Mursalim kemarin itu dilaksanakan pada sepanjang jalan dan gang-gang yang ada di Gajah Mada Kota Pontianak.

"Ini merupakan bentuk kepedulian saya terhadap dampak corona ini yang sudah benar-benar membahayakan kita semua, untuk itu pencegahan harus dilakukan agar penularan dan penyebarannya tidak meluas," ujar Paulus, Minggu (29/03/2020).

Walaupun diakuinya yang menjadi kendala adalah sulitnya mendapatkan campuran untuk disinfektan.

"Saya mengajak seluruh masyarakat ikuti arahan dan imbauan pemerintah selain untuk kebaikan sendiri juga kebaikan bagi semua orang," kata Anggota Komisi IV DPRD Kalbar ini.

Anggota Satgas TMMD Kodim Sanggau Jalin Silaturahmi Bersama Tokoh Adat Dusun Bukong

Sementara itu, Ketua RT 03 RW 29 Kelurahan Benua Melayu Darat Belinda menyambut baik penyemprotan yang dilakukan Paulus Andy Mursalim.

"Saya selaku RT 03 RW 29 Kelurahan Benua Melayu Darat sangat menyambut baik apa yang dilakukan oleh anggota DPRD dalam hal ini Pak Paulus, untuk kebaikan warga tentu kami sangat mendukung kegiatan penyemprotan disinfektan tersebut," ujar Belinda.

Lebih lanjut, Paulus juga mengajak masyarakat untuk membuat disinfektan sendiri agar bisa melakukan penyemprotan mandiri nantinya untuk menjaga rumah terlindungi dari virus corona.

Sebelumnya, tim relawan Paulus Andy Mursalim menyiapkan 600 liter cairan disinfektan yang telah diolah dan akan disemprotkan sampai habis khususnya pada kawasan padat penduduk.

Selain itu, politisi PDI Perjuangan ini juga mengimbau warga Tionghoa untuk tidak pulang ke Pontianak terlebih dahulu untuk sembayang kubur.

"Lebih baik sembayang dirumah saja, sebab leluhur juga pasti mendengar doa umatnya," kata Paulus.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved