Harga Gula Pasir di Kayong Utara Tembus Rp 20 Ribu Per Kilogram

Seorang diantara warga, Yati mengatakan, kenaikan harga gula hampir merata di semua toko Sembako.

Shutterstock
Berbagai jenis gula 

KAYONG UTARA - Warga Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat mengeluhkan naiknya harga gula pasir bersamaan dengan terjadinya wabah virus corona (Covid-19), Jumat (27/3/2020).

Saat ini, harga gula mencapai Rp 20 ribu per kilogram.

Seorang diantara warga, Yati mengatakan, kenaikan harga gula hampir merata di semua toko Sembako.

Kenaikan mulai terasa sejak akhir Februari 2020.

Warga Sambas Keluhkan Harga Gula Pasir yang Kian Mahal

"Sebelumnya itu kan normalnya Rp 14 ribu. Lalu naik jadi Rp 17 ribu. Terus sekarang naik lagi jadi Rp 20 ribu," kata Yati.

Yati berharap kenaikan harga salah satu Sembako ini segera berlalu.

Dia berharap harga gula pasir kembali normal.

Pasalnya, hal ini sangat berimbas pada perekonomian keluarga.

Apalagi di tengah wabah Covid-19.

"Yang jelas jangan sampai ada unsur kesengajaan lah untuk menaikkan harga. Penimbunan gitu misalnya."

"Pemerintah juga kita harap segera bertindak kalau memang benar ada penimbunan," ujar Yati. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved