Gula Sentuh Harga Rp 20 Ribu Per Kilo, Erwin Harap Agen Tak Jual Harga Tinggi

Erwin berharap agen besar tidak menjual gula dengan harga terlampau tinggi, demi kepentingan bersama.

TRIBUNPONTIANAK/Adelbertus Cahyono
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kayong Utara, Erwin Sudrajat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kayong Utara, Erwin Sudrajat berharap agen-agen besar ikut berkontribusi menekan harga gula di pasaran.

Saat ini, harga gula di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat telah menyentuh Rp 20 ribu per kilogram bersamaan dengan terjadinya wabah virus corona (Covid-19).

Erwin berharap agen besar tidak menjual gula dengan harga terlampau tinggi, demi kepentingan bersama.

Harga Gula Pasir di Kayong Utara Tembus Rp 20 Ribu Per Kilogram

Walaupun dia mengakui adanya hukum pasar.

"Apalagi terkait Covid-19 ini kan sebenarnya orang masyarakat sudah cukup panik juga sih gitu kan. Jangan sampai dibebani lagi dengan kenaikan harga yang terlalu tinggi," kata Erwin di Sukadana, Jumat (27/3/2020).

Di sisi lain, Erwin juga berharap tidak ada pihak-pihak yang sengaja menimbun gula.

"Kami mengharapkan tidak terjadi penimbunan, karena ini untuk kesejahteraan masyarakat," papar Erwin. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved