Corona Masuk Indonesia
Satu-satunya Benua di Dunia Minim Kasus Corona, Ilmuwan Malah Khawatir Jika Wabah Sampai Menyebar
Meski demikian, dunia justru mengkhawatirkan kawasan Afrika karena situasinya yang justru lebih berbahaya daripada negara-negara lain.
Jutaan orang juga dilaporkan hidup dalam kodisi yang tidak sehat.
Para ahli khawatir, jika sampai Covid-19 menyerang negara-negara termiskin di dunia yang berada di Afrika ditakutkan wabah ini tidak akan pernah bisa hilang.
Pada Senin (23/3) Water Aid mengungkapkan, tiga seperempat keluarga di negara Afrika tidak memiliki akses mencuci tangan dengan sabun dan air.
Di Liberia misalnya, yang merupakan pusat Epidemi Ebola 2014, 97% penduduknya masih tidak memiliki fasilitas cuci tangan.
Angka-angka menunjukkan bahwa lebih dari empat perlima negara di Afrika hidup dalam kondisi yang tidak higienis, termasuk di negara seperti Kamerun, Kongo, Lesotho, dan Rwanda.
"Sangat jelas bahwa di Afrika dan sebagian besar Asia kita harus sangat takut dengan apa yang terjadi," kata kepala Eksekutif Water Aid, Tim Wainwright.
"Krisis virus corona, menunjukkan betapa rapuhnya dunia saat ini," imbuhnya.
PBB kini meluncurkan tanggapan kemanusiaan global, ke negara-negara berkembang untuk mengambil langkah mendesak di Eropa, Asia dan Amerika.
Pejabat Senior beserta Sekjen PBB diharapkan dunia membuat rencana universal, jika krisis ini bertahan selama betahun-tahun.
Hingga saat ini ada 41 dari 53 negara di Afrika yang terinfeksi virus corona.
• Minim Ditemukan Kasus Covid-19, Ternyata ini Cara Negara Afrika Perangi Virus Corona
Namun, angka yang dialaporkan masih sangat kecil dan masih bisa dikendalikan.
Jumlah totalnya ada 1.000 sebagian kecil dari global, ketimbang penyebaran yang eksplosif di Eropa saat ini.
Tetapi di Afrika situasinya lebih memprihatinkan, di daerah kumuh yang padat dengan kamp-kamp tempat tinggal tidak ada kesempatan untuk mengisolasi diri.
Jarak isolasi sangat sulit dilakukan di tempat seperti itu.
"Tidak banyak negara Afrika yang melaporkan Covid-19, namun sistem kesehatan mereka sangat rapuh, jutaan orang kesulitan untuk mencuci tangan," katanya.
"Ini membuatnya akan sangat mudah menyebar dan sangat sulit untuk diobati," imbuh Wainwright
Sebagian artikel ini telah tayang diI ntisari-online.com dengan judul "Menjadi Satu-satunya Benua di Dunia yang Minim Kasus Virus Corona, Begini Jadinya Jika Sampai Wabah Ini Menyerang Afrika, Ilmuwan Sebut Bisa Menjadi Malapetaka"