Human Interest Story
Dishub Kalbar Terus Pantau Area Publik, Kadis Sempat Bentak Penumpang Bandel
Pantauan Dishub Provinsi Kalbar terkait intensitas pengguna jalan raya menurun sekitar 60 persen.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Didit Widodo
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anggita Putri
TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kalbar terus melakukan pemantauaun area publik yakni bandara, PLBN, dermaga, pelabuhan, dan terminal.
Selain itu dilakukan pencegahan Covid-19 dengan menerapkan Social distancing , penyemprotan disinfektan, pengunaan santizer dan larangan serta kebijakan lainnya guna memutus mata rantai sebaran virus Covid-19.
Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto mengatakan, sejauh ini sudah beberapa agenda yang telah dilakukan Dishub Kalbar sampai ke tingkat Kabupaten Kota di Kalbar. Pertama pantauan Dishub Provinsi Kalbar terkait intensitas pengguna jalan raya menurun sekitar 60 persen.
“Untuk pantauan jalan sendiri saat adanya Pandemi Kalbar adanya penurunan pengguna jalan hingga 60 persen untuk se- Kalbar ,” jelasnya, Kamis (26/3/2020)
• Aplikasi Sicerdas Gratis untuk Siswa Belajar di Rumah, Terobosan Pemprov Kalbar dan Telkomsel
• Tjhai Chui Mie Semprot Kota Singkawang dengan Disinfektan, Antisipasi Penyebaran Virus Covid-19
Pencegahan Covid-19 Dishub Kalbar telah melakukan berbagai upaya sampai ke tingkat Kabupaten Kota se-Kalbar .
Pertama, pada bulan lalu sudah menutup angkutan bus lintas batas negara jurusan Kuching dan Brunei Darussalam. Setelah ditutup diminta semua Bandara dan PLBN diperketat pengawasannya
“Kami telah menempatkan petugas Dishub Provinsi Kalbar di semua PLBN dan di Bandara sampai kondisi normal kembali, “ ujarnya.
Sepekan terakhir Dishub Kalbar juga telah mengecek semua terminal dan bus harus disemprot Disinfektan . Kemudian bus malam dilarang menberikan selimut dan bantalnya ke penumpang dan sampai hari ini terus dilakukan pemantauan.
“Lalu kami ke Dermaga penyebrangan semua melakukan disinfektan. Saya tadi barusan pulang dari Dermaga di Siantan dan kemaren ke Rasau Jaya. Di Dermaga ini kami minta semua alat angkut dan penumpang dilakukan disinfektan ,” ujarnya.
Ia mengatakan semua warung diarea dermaga harus menerapkan Social Distancing . Jadi semua kursi disingkirkan yang ada diwarung pelabuhan dan dermaga.
Selain itu, Dishub Kalbar juga membuat tanda social distancing di lantai maupun dikursi yang berlaku disemua tempt yang telah di lakukan pemantauaun.
“Jadi yang paling manju penerapan Social Distancing di Bandara Supadio kami juga minta di pasang tanda social distancing dan sudah dilakukan dan petugas mengawasi pelaksanaan di sana dan semua penumpang dilakukan disinfektan melalui bilik disinfektan selama semiggu terakhir
dan juga termoscaner jarak jauh juga telah diterapkan ,” jelasnya.
Lalu disiapkan juga disetiap sudut terminal dan bandara yakni sanitizer dan tambahan pencuci tangan di area tempat supir taxi menunggu di Bandara Supadio.
“Jadi Bandara Ketapang juga sudah melaksanakan itu semua kecuali Termoscanner mereka belum punya. Penerapan ini berlaku untuk seluruh Kabupaten kota se-Kalbar seperti penyemprotan cairan disinfektan,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kadishub-kalbar-mango-bersama-beberapa-staffnya-qsax.jpg)