Human Interest Story

Social Distancing, Momentum Bersama Keluarga

Ketua PD-IAI Kalimantan Barat , Yanieta Arbiastutie menyarankan masyarakat melakukan social distancing.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Ketua Dekranasda Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Edi Kamtono 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak , Anggita

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - DALAM rangka menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Pontianak, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD-IAI) Kalimantan Barat , Yanieta Arbiastutie juga merupakan istri dari Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono, menyarankan agar masyarakat melakukan social distancing dengan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

“Jangan melakukan aktivitas di luar rumah jika memang tidak terlalu penting. Apalagi harus berada di keramaian atau kerumunan orang banyak. Saat inilah menjadi momen untuk ibu-ibu bisa lebih banyak waktu bersama keluarga dan bisa lebih fokus untuk mengajari anak-anak yang akan melaksanakan ujian akhir,” kata Yanieta, Minggu (21/3/2020).

Tahapan Pilkada Kabupaten Ketapang Ditunda Imbas Penyebaran Covid-19, Berikut Update Jadwalnya

WARGA Vietnam Terjatuh dari Kapal di Ketapang Kalbar, Tim SAR Gabungan Terus Lakukan Pencarian

Selain itu, lanjutnya bagi pendidik bisa mengajar lewat googlemeet/e-learning dan melaksanakan ibadah dan megembangkan hobby seperti masak untuk keluarga di rumah.

Ia juga mengingatkan untuk seluruh ibu yang masih punya anak dengan adanya libur dari tingkat PAUD sampai SMA/SMK bahkan perguruan tinggi . Pertama agar orang tua juga mengingatkan agar anak- anak yang mau ujian bisa lebih fokus. Sebagai orang tua juga harus terus mengawasi anak-anak untuk mempersiapkan ujian.

“Dengan kondisi saat ini kita juga bisa lebih dekat dengan anak dan full time bersama mereka , tapi juga harus sabar yang biasanya anak-anak sekolah sekarang full di rumah. Walaupun capek jangan sampai emosi dan harus sabar saat berinteraksi dengan anak,” jelasnya.

Selain itu bisa diisi dengan kegiatan positif di keluarga antara ibu anak dan orang tua . Misalnya bisa mencoba masakan baru dan memperkuat ibadah.

Ia mengatakan sesuatu yang sulit tapi harus dilakukan untuk meminimalisir rantai persebaran covid-19 dan harus menahan diri untuk tidak banyak nerinteraksi dengan orang lain diluar rumah.

“Hal itu harus dilakukan kalau tidak kita tidak tau siapa diantara kita yang bisa menularkan virus itu dan mau tidak mau harus kita lakukan ,”ujarnya.

Ia sendiri sudah mengurangi semua kegiatan mulai dari ke kampus sudah ditiadakan dan kegiatan Dekranasda ,serta PKK Pontianak juga sudah dicancel .

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved