Breaking News:

Ini Curhatan Seorang Guru di Jagoi Babang Saat Acara Dialog Bersama Anggota DPD RI Maria Goreti

Untuk kelahiran anak keempat dan seterusnya, kepada ASN diberikan cuti besar

TRIBUN PONTIANAK/ ISTIMEWA/ Thomas Diman
senator Maria Goreti saat dialog dengan para guru yang tergabung dalam PGRI se kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalbar belum lama ini 

PONTIANAK - Dalam satu acara dialog senator Maria Goreti dengan para guru yang tergabung dalam PGRI se kecamatan Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang seorang guru bernama Nalina Jela “curhat” kepada Maria Goreti tentang kesulitannya memberikan ASI eksklusif, karena ketentuan aturan cuti seorang ASN hanya tiga bulan, sementara anjuran Departemen Kesehatan RI, menyatakan ASI eksklusif sampai enam bulan.

“Bagaimana dapat dipikirkan untuk kami para ibu yang memiliki anak kecil untuk memberikan ASI yang cukup kepada anak-anak kami.

Kalau kami hanya boleh cuti selama tiga bulan.” Kata Jela dalam acara sesi tanya jawab.

Menurut aturan PP Nomor 11 tahun 2017 tentang cuti melahirkan menyebutkan untuk kelahiran anak pertama sampai dengan kelahiran anak ketiga pada saat menjadi ASN, berhak atas cuti melahirkan.

Untuk kelahiran anak keempat dan seterusnya, kepada ASN diberikan cuti besar. Lamanya cuti melahirkan sebagaimana dimaksud adalah 3 (tiga) bulan.

Antisipasi Covid - 19, Pemkab Sintang Berlakukan Penyesuain Jam Kerja ASN

Untuk dapat menggunakan hak atas cuti melahirkan sebagaimana dimaksud, menurut PP ini, ASN yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan.

Hak cuti melahirkan sebagaimana dimaksud diberikan secara tertulis oleh PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti melahirkan, bunyi Pasal 326 ayat (2) PP ini.

Aturan cuti melahirkan ASN memang sangat penting karena masa-masa mendekati hari melahirkan adalah hal yang riskan bagi seorang ibu yang berprofesi sebagai ASN, sehingga regulasi tentang cuti melahirkan ASN sangat penting dan bermanfaat bagi seorang ASN yang sedang hamil dan mendekati hari-hari melahirkan.

Menurut WHO, ASI eksklusif adalah pemberian ASI tanpa tambahan cairan seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan tim. Pemberian ASI pada bayi sampai usia 6 bulan tanpa tambahan cairan ataupun makanan lain. ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun.

Maria Goreti mengatakan ASI merupakan makanan yang mempunyai nilai gizi tinggi dibandingkan dengan makanan buatan manusia ataupun susu yang berasal dari hewan sapi, kerbau atau kambing.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved