Virus Corona Masuk Kalbar

Perkembangan Status KLB Virus Corona di Singkawang, Ini Pernyataan Tjhai Chui Mie

Pemkot juga akan melakukan swap untuk mengambil sampel darah serta dahak beberapa orang dalam status ODP yang dianggap cukup rentan untuk tertular

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Wali Kota (Wako) Singkawang, Tjhai Chui Mie berkomunikasi dengan pasien suspek virus corona melalui telepon interkom saat memantau langsung kondisi satu keluarga suspek virus corona yang berada di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz Kota Singkawang, Jalan dr Sutomo, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (8/3/2020). 

SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) tanggap darurat virus corona Kota Singkawang diberlakukan sampai waktu yang tidak ditentukan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang melakukan swap terhadap pasien positif virus corona, untuk mengambil sampel darah serta dahak untuk memastikan kondisi kesehatan pasien mengingat sebelum hasil laboratorium keluar, yang bersangkutan sudah menunjukkan tanda-tanda kesehatan yang lebih baik yang dilakukan dia kali dalam satu Minggu.

"Satu minggu dua kali swap, apabila hasilnya negatif dan tidak ada lagi, apabila pasien sudah sembuh bisa kita cabut KLB nya," katanya, Jumat (20/3/2020).

UPDATE Kondisi Pasien Positif & Suspek Virus Corona asal Sambas di RSUD dr Abdul Aziz Singkawang

Selain melakukan swap pada pasien positif virus corona, terhadap orang-orang terdekat atau keluarga dan pihak-pihak lain yang patut diduga pernah melakukan kontak atau interaksi dengan pasien Covid-19, ditetapkan sebagai Orang Dalam Pantauan (ODP) dan diwajibkan untuk mengkarantinakan dirinya secara mandiri di rumah masing-masing.

Pemkot juga akan melakukan swap untuk mengambil sampel darah serta dahak beberapa orang dalam status ODP yang dianggap cukup rentan untuk tertular oleh pasien.

Chui Mie mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap tenang, tidak panik dan tidak ikut-ikutan melakukan panic buying.

"Percayakan semua kepada pemerintah karena kami pasti bekerja sekuat tenaga semaksimal yang kami mampu dalam penanganan virus corona ini," tuturnya.

Chui Mie juga meminta seluruh masyarakat Kota Singkawang untuk mampu mencegah dan menjaga kesehatan serta kebersihan diri pribadi maupun lingkungan masing-masing.

Kemudian menerapkan social distancing, mematuhi imbauan-imbauan pemerintah tentang cara-cara mencegah virus corona dan yang paling penting tetap berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing agar semua terhindar dari bencana, penyakit dan hal-hal buruk lainnya.

"Setiap perkembangan akan tetap kami informasikan dan sampaikan kepada masyarakat melalui gugus tugas penanganan virus corona di Kota Singkawang dengan juru bicaranya Sekretaris Daerah Kota Singkawang," pesan Chui Mie. (*)

Update berita pilihan

tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved