Bengkel Motor Terbakar
BREAKING NEWS - Bengkel Motor di Parit H Muksin Kebakaran, Warga Panik
Syarif Burhan Asseg mengaku panik melihat asap tersebut dan bergergas meminta pertolongan.
Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Jamadin
KUBU RAYA - Musibah kebarakan menghanguskan bengkel motor di Jalan Parit H Muhsin 2, RT:03/RW:13, Rabu (18/3/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.
Syarif Burhan Asseg (29) seorang pedagang bensin eceran yang berjualan disamping bengkel tersebut menerangkan dirinya mengetahui kebakaran tersebut saat melihat asap keluar dari langit-langit bengkel dalam kondisi tutup.
"Awalnya tu saya cuma liat asap di atas bengkel tu, ndak lama tiba-tiba apinye muncul," ujar Burhan Asseg.
Syarif Burhan Asseg mengaku panik melihat asap tersebut dan bergergas meminta pertolongan.
Namun saat kejadian ia menerangkan jalanan sedang dalam keadaan sepi.
• Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Rehabilitasi Narkoba di Singkawang
"Saya panik langsung triak minta tolong. Waktu kejadin disekitar masih sepi, cuma saya sama istri jak, dan tetangga, liat keadaan tu kami langsung cari ember langsung nyiram-nyiram bengkel tu, tapi ndak mampu kami, api tu mangkin besar," ujarSyarif Burhan Asseg
Ia menerangkan warga yang datang membantu datang sedikit demi sedikit, hingga salah seorang tukang perumahan di belakang bengkel tersebut memberitahukan bahwa dirinya memiliki pompa air robin yang kemudian digunakan membantu memadamkan api.
"Lama kelamaan warga lain bantu lah sedikit-sedikit datang. Ade tukang borongan di perumahan belakang bengkel tu kasi tau ade mesin air robin, jadi kami langsung bawa mesin itu ke tepi parit tu, langsung lah kami siram, setelah itu api udah mulai berkurang," ujarnya.
Setelah api mulai berkurang, pemadam membantu berjibaku memadamkan api hingga padam.
"Ndak berape lama tu baru datang pemadam. lepas itu baru api padam," ujar Burhan Asseg.
Saat kejadian terjadi kemacetan yang cukup panjang dikeranakan jalan yang sempit, terlihat juga warga berbondong-bondong menonton kejadian tersebut.
Hardianto (47) pemilik dari bengkel tersebut menerangkan kerugian diperkirakan belasan juta.
"Untuk kerugian sekitar belasan juta," ujar Hardianto.
Menurutnya kebakaran tersebut kemungkinan karena konsleting listrik.
"Mungkin kebakarannya karena konsleting listrik," ujarnya.
Saat ini bengkel tersebut sudah dikasih garis polisi untuk penyidikan lebih lanjut.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/h-muksin-bengkel-terbakar.jpg)