Corona Masuk Indonesia

Fadli Zon Tanggapi Debat Haris Azhar dan Ngabalin, 'Mungkin Nggak Tahu Itu Nama Rumah Sakit'

Dalam video itu, Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin berkali-kali meminta Direktur eksekutif Lokataru, Haris Azhar untuk menyebut nama

Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Youtube KompasTV
Fadli Zon Tanggapi Debat Haris Azhar dan Ngabalin, 'Mungkin Nggak Tahu Itu Nama Rumah Sakit' 

Anggota DPR RI, Fadli Zon ikut mengomentari cuplikan video viral antara Direktur eksekutif Lokataru, Haris Azhar dengan Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin.

Dalam video itu, Tenaga Ahli Staf Kepresidenan, Ali Mochtar Ngabalin berkali-kali meminta Direktur eksekutif Lokataru, Haris Azhar untuk menyebut nama rumah sakit.

Berkali-kali pula Haris menyampaikan nama rumah sakit dengan jelas. Bahkan saking seringnya Ali Mochtar Ngabalin mendesak agar menyebut nama rumah sakit, membuat Haris Azhar memintanya agar tak hanya menggunakan mulut namun juga kuping.

"Mungkin Ngabalin nggak tahu kalau “Persahabatan” itu nama rumah sakit. Makanya diminta sebut nama rs nya dijawab berkali2 “Persahabatan”, Ngabalin bingung," tulis Fadli Zon di akun Twitternya.

BREAKING NEWS - Satu Lagi Pasien Masuk Ruang Isolasi RSUD Soedarso, Rujukan dari RS Swasta

Debat Haris Azhar dengan Ali Mochtar Ngabalin terjadi saat keduanya menjadi narasumber program Dua Arah di KompasTV, Senin (16/3/2020).

Haris Azhar semula menyanggah omongan politisi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen yang menyatakan pemerintah sudah melakukan langkah terkait penyebaran virus corona.

Menurut Muchamad Nabil Haroen, pemerintah sudah menyiapkan pulau Galang dengan seribu tempat tidur.

Menanggapi hal itu, Haris Azhar bertanya siapa yang akan menggunakan tempat tidur tersebut.

Sementara di sisi lain orang yang datang ke rumah sakit disuruh pulang.

"Nggak bisa dicek," kata Haris Azhar.

Haris Azhar mengatakan, sekarang banyak cerita. Media juga sudah menulis saat orang bingung datang ke rumah sakit.

"Teman saya ke rumah sakit, nggak mau diperiksa (petugas tak mau memeriksa). Anda nggak kenapa-kenapa, istirahat aja," cerita Haris.

"Pergi ke rumah sakit rujukan inisiatif sendiri. Sampai di sana bingung mana yang suspect, mana yang ini nggak bisa dipisahin," katanya.

"Nunggu mau rontgen lama. Setelah dua hari ternyata ruangannya kosong," ungkap Haris.

Haris mengatakan, masalah saat ini bukan terkait dengan sambutan masyarakat atas Keppres yang dikeluarkan Jokowi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved