Corona Masuk Indonesia
Korsel Berhasil Turunkan Kasus Corona Drastis Pekan Ini, Tanpa Lockdown Seperti Italia & Spanyol
Korea Selatan atau Korsel merupakan satu di antara negara yang memiliki kasus penyebaran virus corona (Covid-19) terbesar di luar China.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Korea Selatan atau Korsel merupakan satu di antara negara yang memiliki kasus penyebaran virus corona (Covid-19) terbesar di luar China.
Namun, Negeri Gingseng itu mampu menurunkan jumlah kasus secara drastis pekan ini. Padahal pemerintah tidak menerapkan lockdown seperti Italia dan China.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea ( KCDC) mengatakan ada peningkatan 131 kasus dari Minggu (8/3/2020) ke Senin (9/3/2020).
Namun sejak Jumat pekan lalu turun jadi 438 kasus baru, kemudian 367 kasus baru pada Sabtu, dan 248 pada Minggu.
Dilansir dari South China Morning Post ( SCMP), penurunan ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti pengujian massal, komunikasi publik, dan penggunaan teknologi.
• Susul Italia, Spanyol Berlakukan Lock Down Karena Virus Corona, Terjadi Lonjakan Kasus Drastis
Pengujian ekstensif juga telah selesai dilakukan terhadap anggota Gereja Shincheonji Yesus, yang dikaitkan dengan lebih dari 60 persen kasus di negara itu.
Para pejabat Korsel juga berbagi pengalaman mereka dalam mengatasi wabah tersebut, dengan mengatakan bahwa penutupan kota seperti yang dilakukan di Wuhan, sulit ditegakkan di masyarakat terbuka.
Menurutnya, tindakan konvensional dan paksaan seperti penguncian daerah yang terkena dampak memiliki kelemahan, karena menggerogoti semangat demokrasi dan mengasingkan publik yang harus berperan aktif dalam upaya pencegahan.
"Partisipasi publik harus diamankan melalui keterbukaan dan transparansi," katanya.
Korsel sangat proaktif dalam memberikan informasi yang dibutuhkan warga negaranya agar tetap aman, termasuk briefing media dua kali sehari.
Ada juga peringatan darurat yang dikirimkan melalui ponsel ke mereka yang tinggal atau bekerja di distrik-distrik tempat kasus baru terkonfirmasi.
Beberapa ada yang dijabarkan sampai ke tempat tinggal atau majikan pasien, yang dapat mempermudah mereka diidentifikasi secara individu.
Pentingnya menjaga kebersihan juga ditekankan.
Kesadaran masyarakat berpadu teknologi terbaru
Warga Korsel jarang meninggalkan rumah tanpa mengenakan masker, dan banyak bangunan memasang tulisan "Tanpa Masker, Dilarang Masuk". Pekerja restoran dan staf ritel pun memakai masker saat melayani pelanggan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dokter-china-ungkap-temuan-mengejutkan-bahaya-virus-corona-terkuak-hasil-otopsi-korban-covid-19.jpg)