Corona Masuk Indonesia
RSUD Abdul Aziz Tangani 2 Pasien Suspek Virus Corona Pulang dari Malaysia, Warga Singkawang & Sambas
Pasien telah bekerja satu bulan di Malaysia. Dua hari terakhir ini ia mengalami demam batuk lalu pulang ke Indonesia.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Maudy Asri Gita Utami
SINGKAWANG - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz melakukan karantina terhadap dua pasien suspek virus corona di ruang isolasi rumah sakit.
Kedua pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan dari Negeri Jiran Malaysia. Satu warga Kota Singkawang dan satunya lagi Warga Kabupaten Sambas.
Satu warga Kota Singkawang dirujuk dari Puskesmas Singkawang Selatan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz setelah mengalami gejala demam, batuk pilek sepulang dari Malaysia.
• MENHUB Budi Karya Sumadi Positif Terinfeksi Virus Corona, Tak Tampil di Publik Dua Pekan Terakhir
Saat ini warga Singkawang berjenis kelamin laki-laki berusia 19 tahun tersebut yang diduga suspek corona telah mendapat perawatan di ruang isolasi rumah sakit.
Pasien ini masuk ruang isolasi pada Selasa (10/3/2020) sekitar pukul 16.30 wib.
Pasien telah bekerja satu bulan di Malaysia.
Dua hari terakhir ini ia mengalami demam batuk lalu pulang ke Indonesia.
Satu hari di Indonesia ia masih mengalami demam batuk dan diperiksa ke Puskesmas Singkawang Selatan, lalu dirujuk ke RSUD dr Abdul Aziz.
"Di Malaysia pasien telah mengalami batuk dan demam selama dua hari, pulang, besoknya langsung periksa," ungkap Direktur RSUD dr Abdul Aziz Kota Singkawang, dr Ruchanihadi Sp.PD.
Ia belum bisa memperkirakan masa inkubasi pasien tersebut karena pasien telah berada di Malaysia sekitar satu bulan.
Namun bila menghitung sakit yang dialami, hari ini merupakan hari ke-4 pasien mengalami sakit demam dan batuk.
"Sudah empat hari sakit," jelasnya.
Sementara satu warga Kabupaten Sambas yang pulang sesuai mengikuti tablig akbar di Malaysia mengalami gejala demam dan batuk sehingga menjalani karantina di ruang isolasi.
Informasi yang diperoleh pasien tersebut pulang seusai mengikuti tablig akbar di Malaysia pada 2 Maret 2020.
Namun ia mulai mengalami batuk dan demam pada 10 Maret 2020 dan datang ke RSUD dr Abdul Aziz Singkawang Jumat (14/3/2020) sekitar pukul 21.00 wib.