Corona Masuk Indonesia
Dinas Kesehatan Kalbar Ajukan 5400 Alat Pelindung Diri Kepada Kemenkes
Ia mengatakan bahkan dalam satu hari 15 APD digunakan untuk petugas kesehatan yang menjaga pasien dalam pengawasan virus Corona.
Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin
PONTIANAK- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengatakan Kalbar sudah mengajukan kepada Kemenkes RI sebanyak 5400 Alat Pelindung Diri (APD) untuk persediaan tiga bulan kedepan .
APD ini diperuntukan bagi petugas kesehatan di empat Rumah Sakit rujukan terkait penanganan Virus Corona (Covid-19) di Kalbar .
Ia mengatakan bahkan dalam satu hari 15 APD digunakan untuk petugas kesehatan yang menjaga pasien dalam pengawasan virus Corona.
• Kalimantan Barat Dapat Satu Lagi Tambahan Rumah Sakit Rujukan Penanggulangan Dampak Virus Corona
“Terkait alat proteksi diri untuk petugas kesehatan yang ada di RS rujukan Kemenkes sudah minta didata dan sudah diajukan usulan untuk tiga bulan kedepan,” ujarnya, Kamis (12/3/2020).
Kemenkes juga sudah meminta mengirim usulan berapa kebutuhan virus transport media (Vtm) yang digunakan untuk mengirim sampel spesimen pasien dalam pengawasan covid-19 yang dikirim ke Jakarta.
“Kemenkes minta untuk menghitung kebutuhan VTM dan APD tiga bulan kedepan
. Jadi setidaknya Dinkes meminta 5400 APD untuk memenuhi kebutuhan bagi empat RS rujukan dan VTM sebanyak 1000 untuk stok selama tiga bulan,” ujar Harrison.
Ia mengatakan Kemenkes menetapkan 4 RS di Kalbar tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan RS rujukan di daerah tapi ditetapkan melalui keputusan gubernur.
“Namun Rumah Sakit tersebut harus sudah ada spesialis Paru, Patologi klinik, dan ruang isolasi ,” pungkas Harrison.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ruang-khusus-pasien-virus-corona-6.jpg)