Sekeluarga Dirujuk ke RSUD Singkawang

RSUD dr Abdul Aziz Tempatkan Pasien Sekeluarga Baru Datang dari Korsel Diruang Isolasi

Ia berharap baik pasien lain maupun keluarga pasien yang berada di rumah sakit serta masyarakat diminta jangan panik

IST
Pasien rujukan dari Kabupaten Bengkayang dibawa ke Rumah Sakit dr Abdul Aziz, Jalan dr Sutomo, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (4/3/2020) 

SINGKAWANG - Direktur RSUD dr Abdul Aziz Kota Singkawang, dr Ruchanihadi Sp.PD mengatakan kondisi pasien lain di rumah sakit aman dari penularan karena ruang isolasinya sudah tersendirikan sehingga memang tidak untuk lalu lalang.

"Ya Insya Allah," katanya, Kamis (5/3/2020).

Ia berharap baik pasien lain maupun keluarga pasien yang berada di rumah sakit serta masyarakat diminta jangan panik karena ini masih dalam pengawasan dan tetap mendoakan yang terbaik.

Didi sapaan akrabnya memastikan pasien telah mendapatkan perawatan seperti yang seharusnya, bahkan langkah-langkah pengobatan pun telah dilakukan.

Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga stamina masing-masing dengan beristirahat yang cukup serta mencuci tangan setelah beraktivitas dengan rutin.

"Ini masih belum positif," jelas Didi.

Satu Keluarga Dirujuk ke RSUD Singkawang, Ruchanihadi: Kita Akan Datangkan Pemeriksa dari Provinsi

Sebelumnya satu keluarga terdiri dari ayah ibu dan dua anak yang baru pulang dari Seoul, Korea Selatan diduga suspek virus corona.

Mereka dirujuk dari Rumah Sakit Bengkayang ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz, Jalan dr Sutomo, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Rabu (4/3/2020) sekitar pukul 20.15 wib.

Pasien telah dalam penanganan dan perawatan dalam ruang isolasi serta telah diberikan obat-obatan. Pemeriksaan darah dan observasi terhadap pasien telah dilakukan.

Rumah sakit akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Singkawang dan kemudian dari Dinas Kesehatan Kota Singkawang berkoordinasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar untuk melakukan pengambilan sampel dahak dari tenggorokannya dimana mereka memiliki tempat penyimpanannya.

Setelah sampel diambil, kemudian dibawa ke Kota Pontianak, lalu dikirim ke Jakarta. Sampai di Jakarta akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Setelah hasilnya keluar kita baru tahu dia positif apa negatif," tuturnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved