MotoGP
Video Valentino Rossi Kecelakaan di Tes MotoGP Qatar 2020
"Ini bagus untuk kejuaraan dan fans yang ingin melihat balapan karena ada keseimbangan antara perbedaan pembalap dan tim," jelasnya.
Pebalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi, mengalami crash saat uji coba hari ketiga di Sirkuit Losail Qatar, Senin (24/2/2020).
Kecelakaan yang menimpa Valentino Rossi terjadi di tikungan dua sirkuit dengan panjang 5.380 kilometer itu.
Meski mengalami kecelakaan, Valentino Rossi dipastikan tak mengalami persoalan berati sehingga bakal turun di race perdana, Maret depan.
Kecelakaan ini sedikit banyak berpengaruh pada hasil tes pramusim yang membuat Rossi tercecer di posisi ke-12.
Meski sadar performanya kurang bagus terutama dibanding pembalap Yamaha lainnya, Rossi tetap melihat hal bagus dalam tes pramusim di Qatar ini.
Melihat catatan waktunya, The Doctor menilai MotoGP sekarang sudah seperti Moto2.
• Hasil Tes MotoGP Qatar 2020: Maverick Vinales Unggul, Valentino Rossi Masih Kesulitan
"Sangat mengagumkan, karena pada hari ketiga kami 15 pembalap masih dalam rentang 0,5 detik," ungkap Rossi dilansir GridOto.com dari Paddock-GP.com.
Rossi menilai gap tiap pembalap dan tim sudah sangat dekat.
"Ini bagus untuk kejuaraan dan fans yang ingin melihat balapan karena ada keseimbangan antara perbedaan pembalap dan tim," jelasnya.
"Sayangnya kami khawatir, bukan soal posisi, tapi karena aku terjatuh dengan ban kedua, dan kupikir sebenarnya aku bisa memperbaiki catatan waktuku," imbuhnya.
Valentino Rossi masih merasakan adanya masalah ban pada motornya.
"Aku cukup khawatir dengan kecepatannya karena kami sudah mencoba long lap tapi kami punya masalah dengan bannya, mirip musim lalu. Setelah beberapa lap aku harus melambat (karena ban) dan itu bukan hal positif," lanjutnya.
"Sekarang tesnya sudah selesai, kami akan melihat semua pada akhir pekan balap karena balapan akan berbeda. Aku merasa enak dengan motornya, aku cepat, terutama di awal-awal lap, kecepatanku bagus tapi masih kurang untuk menang. Kupikir pada tes ini, Alex Rins dan Quartararo menampilkan potensinya," tuntasnya.
Jika The Doctor tak kunjung menunjukkan performa apik, hasil beda diraih Maverick Vinales.
Vinales sukses menjadi pembalap paling unggul.