Aksi Bela Peladang

Hadiri Sidang Peladang, Melkianus: Hukum Adat Diakui oleh Negara

Melkianus mengapresiasi masyarakat dari pelbagai daerah yang merelakan hadir mengawal persidangan dengan aman dan tertib.

Hadiri Sidang Peladang, Melkianus: Hukum Adat Diakui oleh Negara
Tribunpontianak.co.id/Agus Pujianto
Sekjen MADN Yakobus Kumjs berorasi depan masa yang mengawal persidangan peladang di pengadilan negeri sintang 

SINTANG - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Melkianus turut hadir dan memberikan orasi singkat di tengah ratusan massa aksi damai kawal persidangan enam peladang dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa, Senin (24/2).

Melkianus mengapresiasi masyarakat dari pelbagai daerah yang merelakan hadir mengawal persidangan dengan aman dan tertib.

"Kami mengapresiasi bapak ibu semua yang hadir membela peladang. Kami DPRD juga memberikan support untuk berjuang bersama membela peladang," kata Melki.

Melkianus merasa tergerak membela peladang karena merasa nenek moyangnya juga seorang peladang. Legislator partai Golkar ini berharap, pemerintah, hakim dan jaksa bijak melihay kearifan lokal masyarakat.

Aksi Ratusan Orang Kawal Sidang 6 Peladang hingga Bakar Ranting di PN Sintang Mulai Bubarkan Diri

"Hukum adat kita diakui oleh negara, tidak hanya hukum positif. Oleh sebab itu, hukum adat juga harus dihargai," jelasnya.

Menurutnya, tidak seharusnya masyarakat adat ditangkap karena membuka ladang dengan cara bakar. Seharusnya, setiap yang berurusan dengan adat, harus diselesaikan secara adat.

"Tidak ada istilah langsung tangkap, tetapi bicarakan lah secara adat kekeluargaan, sehingga semuanya bisa baik," tegasnya.

Melki berharap enam terdakwa dapat dibebaskan dari tuntutan jaksa.

"Ini bukan untuk enam peladang, tapi seluruh peladang kedepannya. Kalau enam ini bebas, tapi tahun depan ada lagi yang ditangkap, itu tidak ada artinya. Mari berjuang bersama untuk peladang. Karena berladang kearifan lokal. Mohon jangan saling menyalahkan kita berjuang untuk peladang," tukasnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved