Pengamat Nilai Sebastianus Darwis Berpeluang Menang di Pilkada Bengkayang

Hasil survei yang melibatkan pemilih akan sulit dibantah dan kenyataan memang demikian adanya.

TRIBUN PONTIANAK / RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan, Erdi Abidin 

PONTIANAK - Pengamat Politik Untan, Dr. Erdi, M.Si menilai Sebastianus Darwis berpeluang besar untuk menang di Pilkada Bengkayang.

Berikut penuturannya.

Hasil survei memang penting untuk menjadi barometer bagi kandidat untuk menentukan tetap maju atau tidak lanjut dalam sebuah pertarungan pilkada.

Hasil survei yang melibatkan pemilih akan sulit dibantah dan kenyataan memang demikian adanya.

Terkait peluang menang bagi Sebastianus Darwis dalam Pilkada Bengkayang tahun 2020 nanti, menurut saya juga sangat besar.

Kontribusi kemenangan tentu akan ditentukan juga dari profile wakil bupati pilihan Darwis.

Nusakom Pratama Gelar Rilis Pilkada Bengkayang, OTT KPK Disebut Pengaruhi Situasi Politik

Merujuk pada hasil Pilkada tahun 2015 yang lalu, dimana Sebastianus Darwis yang dianggap sebagai pendatang baru (waktu itu); meskipun ia adalah Putra Pertama Mantan Bupati Bengkayang Dua Periode, Bapak Drs. Jacobus Luna, M.Si sudah mampu menyaingi perolehan suara incumben.

Darwis hanya kalah sebanyak 1.376 suara dari incumben Suryadman Gidot.

Dengan kasus yang menimpa Gidot dan dimanfaatkannya isu ini untuk “memberangus” dinasti Gidot yang terlibat korup; diduga akan mendongkrak perolehan suara bagi Darwis pada Pilkada Bengkayang 2020 ini.

Berdasarkan Pleno KPU Bengkayang hasil Pilkada 2015 lalu, Pasangan Gidot-Naon meraup sebanyak 55.341 suara atau 50,63 persen; sementara Pasangan Darwis-Rakhmad yang merupakan “new comer” dalam kancah politik saat itu mampu memperoleh sebanyak 53.965 suara atau 49,37 persen. Total suara sah dari 619 TPS berjumlah 109.306 (100 persen).

Saya pikir, rakyat atau pemilik suara di Kabupaten Bengkayang masih diingatkan dengan sosok Darwis; terlebih beliau juga duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalbar dari Dapil Bengkayang, Kota Singkawang dan Sambas.

Semestinya, Bengkayang merupakan “gerbong suara” bagi Partai Demokrat; namun kasus Gidot sedikit membuat elektabilitas Demokrat menjadi berkurang di daerah ini.

Sebagai dampak dari kasus Gidot ini pula, elektabilitas calon bupati yang berkaitan; baik langsung maupun tidak langsung dengan Gidot (Demokrat) akan turun pamer.

Oleh karena itu; rakyat Bengkayang mencari sosok di luar Demokrat dan sosok itu ada pada Sebastianus Darwis, sebagai putra mahkota Bapak Jacobus Luna, mantan Bupati Dua Periode yang dianggap Tanpa Cela.

Berdasarkan struktur perolehan suara DPRD Bengkayang dari Pileg 2019 yang lalu; maka Gerinda, Golkar, Nasdem, PPI, Hanura adalah partai yang dapat menjadi mitra bagi Darwis (PDI-P) untuk menambah kemenangan dalam Pilbup 2020 yang akan datang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved