Tribun Pontianak Wiki
Pelabuhan Senghie, Dermaga Tertua di Kalimantan Barat
Pelabuhan Senghie merupakan dermaga milik seorang pengusaha China bermana Theng Seng Hie.
Penulis: David Nurfianto | Editor: Maudy Asri Gita Utami
PONTIANAK - Pelabuhan Senghie merupakan pelabuhan tertua di Kota Pontianak.
Pelabuhan yang menjadi dermaga dan tempat bersandarnya kapal angkutan barang ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan tetap eksis.
Pelabuhan Senghie berlokasi di jalan Sultan Muhammad Benua Laut, Kecamatan Pontianak Selatan, Kota Pontianak dengan luas 1.800 meter persegi.
• Peringati HUT Bhayangkara ke-73, Kapolda Kalbar Tabur Bunga di Pelabuhan Senghie Pontianak
Sejarah
Tidak ada informasi secara jelas dan resmi tentang pelabuhan yang sudah menjadi bagian penting dari perekonomian kota Pontianak dan Kalimantan Barat ini.
Dikutip dari artikel Tribun Pontianak 2017 pelabuhan Senghie merupakan dermaga milik seorang pengusaha China bermana Theng Seng Hie.
Dermaga ini didirikan sebagai upaya menunjang aktivitas perdagangannya.
Theng Seng Hie sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha sukses pada masa itu.
Tingginya minat masyarakat dan pengusaha lain memanfaatkan pelabuhan Senghie membuat dermaga itu semakin berkembang dan menjadi pusat perdagangan dan niaga.
Pada artikel tribun juga mengatakan bahwa pada 1930 pelabuhan Senghie di ambil alih oleh pemerintah kolonial Belanda dan menyebabkan kemunduran bagi usaha Theng Seng Hie.
Lokasi yang terbilang strategis berdekatan dengan selat Malaka dan Laut Cina Selatan sehingga membuat pelabuhan Senghie semakim ramai.
Pengusaha Theng Seng Hie sendiri diketahui menjual rumah dan tanah yang dimilikinya.
Untuk informasi mengenai Theng Seng Hie tidak ditemukan sehingga sampai saat ini tidak didapatkan mengenai sosok Theng Seng Hie yang kini namanya di abadikan menjadi nama pelabuhan tertua.
Dari kisah yang telah di paparkan bisa diperkirakan bahwa pelabuhan Senghie sudah ada jauh sebelum tahun 1930-an.